Ekonomi

Jika Mudik Tak Dilarang, 81 Juta Orang Bakal Pulang Kampung

Menhub Budi Karya Sumadi memprediksi 81 juta orang akan pulang ke kampung halaman pada libur panjang Lebaran 2021. Jika pemerintah tak melarang mudik.


Jika Mudik Tak Dilarang, 81 Juta Orang Bakal Pulang Kampung
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat akan mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (28/5). Raker tersebut membahas mengenai langkah dan kebijakan pemerintah terkait permasalahan transportasi berbasis online. Kebijakan pemerintah ini harus sesuai dengan revisi UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mengenai aturan ojek daring atau online pekan depan

AKURAT.CO Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi akan ada 81 juta orang yang akan pulang ke kampung halaman pada libur panjang Lebaran 2021. Hal ini bisa terjadi jika pemerintah tak melarang mudik.

"Kami sampaikan bahwa Kementerian Perhubungan melakukan suatu survei terhadap sejumlah responden yang banyak, hasilnya bila tidak ada larangan mudik maka 33 persen orang masih mudik. Artinya ada 81 juita orang akan mudik," kata Menhub Budi Karya dilansir dari Antara, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Larangan mudik Lebaran 2021 berlangsung selama 12 hari yaitu 6-17 Mei 2021 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan yang disinyalir bakal berpotensi menularkan Covid-19.

baca juga:

"Tetapi kalau ada larangan mudik, orang yang ingin mudik 11 persen dengan angka 27 juta. Itu jumlah yang banyak dan kami mengidentifikasi tujuan mudik yang paling banyak dari Jabodetabek ke Jawa Tengah sebanyak 37 persen atau kurang lebih 12 juta, Jawa Barat 23 persen atau 6 juta dan Jawa Timur," tambah Menhub Budi Karya.

Menhub Budi Karya pun memaparkan sejumlah strategi yang akan diterapkan dalam pelarangan tersebut.

"Berkaitan dengan darat, kita kami berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas bahwa kita secara tegas melarang mudik dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi, sehingga kami menyarankan agar bapak dan ibu tidak meneruskan rencana mudik dan tinggal di rumah," ujar Menhub.

Mereka yang akan disekat, kata dia, termasuk pengguna mobil pribadi maupun truk pelat hitam.

"Di laut memang terjadi suatu pergerakan, kita hanya memberikan fasilitas bagi mereka yang dikecualikan oleh Menko PMK, oleh karenanya kita berikan layanan secara terbatas," tambah Menhub.

Bagi daerah yang memang secara khusus banyak melakukan mudik seperti di Riau, dari Kalimantan ke Jawa dan di Jawa Timur, Menhub mengimbau tidak melakukan mudik.

Sumber: Antara

Wayan Adhi Mahardika

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first