Ekonomi

Jika Joe Biden Menang, Rupiah Diramal Bisa Sentuh Level Rp13.500

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, Rupiah sangat berpeluang untuk menguat di Rp13.500 per dolar AS pada bulan November ini.


Jika Joe Biden Menang, Rupiah Diramal Bisa Sentuh Level Rp13.500
Teler menghitung uang di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pergerakan nilai tukar rupiah berakhir melemah tipis 8 poin atau 0,05 persen ke level Rp13.885 per dolar AS, saat indeks dolar AS terkoreksi 0,1 persen atau 0,098 poin ke posisi 96,839. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS di pasar spot semakin menguat ke Rp 14.247 per dolar AS pada hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, posisi Rupiah naik 0,98 persen dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp14.380 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, Rupiah sangat berpeluang untuk menguat di Rp13.500 per dolar AS pada bulan November ini.

“Bulan November, Rupiah di Rp13.500 per dolar AS itu sangat mungkin sekali,” katanya kepada Akurat.co, Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Hal ini terutama dipengaruhi oleh Pemilu yang tengah berlangsung di Amerika Serikat (AS). Saat ini, Joe Biden menempati suara terbanyak dibanding lawan oposisinya Donald Trump. Kondisi ini kemudian membawa angin positif terhadap Rupiah.

“Karena dengan kebijakan-kebijakan terbaru Biden, tidak adanya perang dagang, kemungkinan pun ada titik balik dan kesepakatan ini membawa angin tersendiri bagi Rupiah,” lanjutnya.

Di sisi lain, rencana bank sentral global salah satunya bank sentral AS, Eropa dan Inggris yang kemungkinan besar akan menggelontorkan stimulus di atas US$1 triliun membawa angin tersendiri bagi Rupiah.

Sebab, dana asing kemungkinan akan kembali masuk ke negara-negara emerging market salah satunya Indonesia. []