Olahraga

Jepang Konfirmasi Partisipan Kirab Obor Pertama yang Positif COVID-19

Seorang petugas polisi yang mengatur lalu lintas saat Kirab Obor Olimpiade Tokyo 2020 di Kota Naoshima dinyatakan positif COVID-19.


Jepang Konfirmasi Partisipan Kirab Obor Pertama yang Positif COVID-19
Aktris asal Jepang, Satomi Ishihara, melakukan geladi resik kirab obor Olimpade Tokyo 2020 di Kota Hamura, Tokyo, Jepang. ( REUTERS/Athit Perawongmetha)

AKURAT.CO, Seorang petugas polisi diketahui menjadi partisipan pertama Kirab Obor Olimpiade Tokyo 2020 yang positif virus corona (COVID-19). Polisi berusia 30 tahunan tersebut dinyatakan positif setelah bekerja di Provinsi Kagawa, Jepang, akhir pekan lalu.

The Star menyebut bahwa polisi tersebut bertugas mengatur lalu-lintas di Kota Naoshima saat kirab obor pada Sabtu pekan lalu. Sehari setelahnya, ia mengalami demam yang mengarah pada gejala COVID-19.

Polisi tersebut padahal telah mengenakan penutup wajah dan tidak melakukan kontak dengan pelari yang membawa obor. Namun demikian, penyelenggara tetap menggelar Kirab Obor yang akan berakhir pada pembukan Olimpiade Tokyo 2021 di Stadion Nasional di Tokyo, 23 Juli mendatang.

Sungguh pun Jepang bertahan bahwa Olimpiade Tokyo tetap digelar setelah ditunda setahun dari jadwal seharusnya pada tahun lalu, namun masyarakat negara tersebut masih khawatir bahwa pesta olahraga sepakbola terbesar di dunia tersebut bisa memperluas penularan COVID-19.

Jepang sendiri diperkirakan akan menerapkan darurat negara pada pekan ini di wilayah dengan populasi padat di Tokyo dan Osaka. Penerapan darurat ini merupakan yang ketiga sejak tahun lalu.

Penundaan dilakukan tak lain karena merebaknya penularan COVID-19 yang dimulai dari Wuhan, China, sejak akhir 2019. Penundaan tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah penyelenggaraan lebih dari 120 tahun olimpiade.

Olimpiade Tokyo akan menjadi edisi ke-29 sejak kali pertama digelar di Yunani pada 1896. Tahun ini, Jepang diperkirakan akan menyambut lebih dari sebelas ribu atlet yang akan bertanding.

Digelar pada 23 Juli–8 Agustus 2021, Olimpiade Tokyo akan memperebutkan 339 medali emas dari 33 cabang olahraga. Upacara pembukaan akan dilakukan di Stadion Nasional Jepang dibuka oleh Kaisar Naruhito.

Selain karena pandemi, Olimpiade Tokyo juga mengalami sejumlah hambatan. Salah satunya adalah polemik pernyataan bekas ketua komite penyelenggaranya, Yoshiro Mori, yang dianggap merendahkan perempuan.

Mori, yang juga merupakan bekas Perdana Menteri Jepang tersebut, mundur dari posisi ketua komite setelah mengatakan wanita terlalu banyak bicara dan jumlahnya mesti dikurangi di lembaganya.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu