Olahraga

Jepang Gelar Test Event Olimpiade Tokyo, 420 Atlet Terlibat

Jepang telah melakukan sebelas acara uji coba sejak Olimpiade Tokyo 2020 April lalu.


Jepang Gelar Test Event Olimpiade Tokyo, 420 Atlet Terlibat
Sejumlah atlet cabang atletik ketika bertanding di acara uji coba Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional di Tokyo, Jepang, Minggu (9/5).

AKURAT.CO, Ratusan atlet turut serta dalam acara uji coba (test event) Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional di Tokyo, Jepang, Minggu (9/5). Perhelatan tersebut melibatkan atlet kelas dunia seperti peraih medali emas lari 100 meter Olimpiade Athena 2004 asal Amerika Serikat, Justin Gaitlin.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, ada sekitar 420 atlet yang berpartisipasi dengan sembilan di antaranya berasal dari luar Jepang. Penyelenggara membagi perhelatan ini menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.

Tiga bulan menuju Olimpiade Tokyo, Jepang sebenarnya telah menggelar sebelas acara uji coba sejak bulan lalu dengan membuktikan bahwa tidak ada kasus penularan virus corona (COVID-19) dalam perhelatan itu. Empat di antaranya adalah cabang bola voli, menyelam, maraton, dan atletik.

Uji coba ini juga dilakukan di tengah status darurat COVID-19 yang diterapkan di Tokyo sejalan dengan meningkatnya jumlah kasus penularan di ibukota Jepang tersebut. Penyelenggara juga menjadikan ajang ini untuk melihat penerapan tindakan terhadap pandemi sebelum acara sebenarnya pada Juli-Agustus mendatang.

“Kami mengambil perhatian sangat, sangat serius. Protokol COVID, terutama yang telah dikembangkan Federasi Atletik Dunia tahun lalu dan setengah dari tim kesehatan dan sains yang benar-benar bagus di bidang ini, telah secara konsisten membantu menyelenggarakan acara dalam lingkungan yang aman dan selamat,” kata Presiden Federasi Atletik Dunia, Sebastian Coe.

Uji coba tersebut dilakukan tanpa kehadiran penonton. Atlet yang bertanding, terutama atlet asal Jepang, menyadari kekhawatiran warga mereka terhadap peningkatan penularan COVID-19 jika Olimpiade Tokyo digelar.

“Orang-orang benar-benar khawatir dengan orang yang datang dari luar negeri ketika varian virus corona menyebar, tetapi sebagai atlet yang saya ingin olimpiade digelar dengan orang-orang yang bertanding dari berbagai negara,” kata salah satu atlet Jepang yang turun di nomor lari 100 meter, Suzuha Kobari.

Olimpiade Tokyo akan digelar pada 23 Juli–8 Agustus mendatang dengan upacara pembukaan dan penutupan dihelat di Stadion Nasional. Jadwal ini merupakan jadwal tunda dari rencana semula pada 24 Juli–9 Agustus namun ditunda karena pandemi COVID-19 melanda dunia tahun lalu.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co