Olahraga

Jepang Darurat Pandemi, Kontingen Indonesia tetap Fokus ke Olimpiade

Jepang menerapkan darurat selama dua pekan ke depan namun Olimpiade Tokyo 2020 masih dalam jadwal.


Jepang Darurat Pandemi, Kontingen Indonesia tetap Fokus ke Olimpiade

AKURAT.CO, Penerapan darurat yang diterapkan Jepang sehubungan dengan pandemi virus corona (COVID-19) pada pekan ini tak mengurangi persiapan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengatakan bahwa kontingen Merah Putih tetap bersemangat untuk bertanding meski Olimpiade Tokyo telah diputuskan tanpa penonton asing.

“Sejauh ini saya sudah tanya sama pihak Jepang kalau Olimpiade Tokyo tetap digelar sesuai rencana. Meski tidak ada penonton asing, ya tidak masalah buat kami,” kata Oktohari di Jakarta, Sabtu (24/4), sebagaimana dipetik dari Antara.

“Mulai pekan depan kami akan reli ke cabor (cabang olahraga)-cabor. Kami berencana pada Selasa (20/4) sore akan ke Pelatnas Cipayung bersama tim CdM (pimpinan kontingen).”

Hal ini disampaikan Oktohari menyusul darurat yang diterapkan Jepang selama dua pekan ke depan untuk mencegah pertambahan penularan COVID-19. Kebijakan ini diterapkan ketika Olimpiade Tokyo menghitung mundur kurang dari 100 hari saja.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, pada Jumat (23/4) mengatakan bahwa darurat ini akan diterapkan mulai 25 April dan akan berakhir pada 11 Mei mendatang. Darurat ini adalah yang ketiga diterapkan Jepang sejak pandemi melanda dunia pada Maret tahun lalu.

“Saya dengan tulus meminta maaf karena kembali menyulitkan orang-orang,” kata Suga. “Ditakutkan bahwa penularan di kota-kota besar akan meluas ke seluruh negeri jika kita tidak mengambil tindakan.”

Darurat kali ini mewajibkan ditutupnya fasilitas komersial seperti pertokoan, restoran, bar, dan tempat karaoke yang menyediakan alkohol. Adapun restoran yang tak menyediakan alkohol diminta untuk tutup lebih awal dan pekerjanya diarahkan untuk bekerja tanpa harus ke tempat pekerjaan.

Di ibukota Tokyo, Gubernur Yuriko Koike meminta warganya melakukan pencegahan untuk tak keluar rumah. Untuk mendorong orang tak keluar rumah pada malam hari, Tokyo akan mematikan lampu dan cahaya listrik di lokasi publik.

Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, mengatakan bahwa pesta olahraga terbesar di dunia empat tahun tersebut akan tetap digelar sesuai rencana. Ditunda dari jadwal semula pada tahun lalu, Olimpiade Tokyo akan mengambil jadwal pada 23 Juli–8 Agustus 2021.

“Kami, sebagai penyelenggara Tokyo 2020, terus berharap untuk kembali ke normal dengan segera dan akan terus bekerja secara seksama dengan pihak-pihak yang relevan untuk memastikan keamanan dan mengamankan terlaksananya olimpiade,” ucap Hashimoto.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co