Olahraga

Jendi Panggabean Raup Lima Emas, Indonesia Kokoh di Puncak Klasemen

Sampai pukul 17.30 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan 93 emas, 73 perak, dan 54 perunggu di puncak klasemen medali APG Solo 2022.

Jendi Panggabean Raup Lima Emas, Indonesia Kokoh di Puncak Klasemen
Perenang ketiga tim estafet Indonesia Jendi Panggabean memacu kecepatannya pada final estafet 4x100 meter gaya campuran putra kategori 34 poin ASEAN Para Games 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, Rabu (2/8/2022). Tim renang Indonesia berhasil menyabet medali emas dengan catatan waktu 4 menit 44,92 detik sekaligus memecahkan rekor atas nama tim renang Indonesia sendiri dalam kategori tersebut pada ASEAN Para Games 2017. AKURAT.CO/ANTARA FOTO/Aji Styawan (Antara Foto)

AKURAT.CO, Bintang Para Renang Indonesia, Jendi Panggabean, sukses meraih lima medali emas di ASEAN Para Games (APG) Solo 2022. Lima medali itu juga berarti Jendi menyapu seluruh nomor yang diikutinya di APG tahun ini.

“Lima nomor lima emas. Senang dan bangga tentu karena dari pelatih target mempertahankan lima medali emas di (APG) Malaysia, alhamdulillah tercapai,” kata Jendi usai bertanding di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/8), sebagaimana dipetik dari Antara.

Jendi menjadi yang terbaik di nomor 100 meter gaya punggung putra S9, 100 meter gaya kupu-kupu putra S9, serta 200 meter gaya ganti perorangan putra SM9. Dua emas lain direbut di nomor beregu, yakni estafet 4x100 meter gaya ganti putra 34 poin dan 4x100 meter gaya bebas putra 34 poin.

baca juga:

Emas terakhir Jendi diraih di nomor 200 meter gaya ganti perorangan SM9 pada Kamis (4/8). Atlet kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan, 10 Juni 1991 tersebut mencatatkan waktu dua menit 35,30 detik mengungguli Nguyen Ngoc Thiet dari Vietnam dan Arbel Aba dari Filipina.

Pun demikian, torehan tersebut masih di bawah rekor APG milik Jendi yang dicatatkannya di APG Malaysia 2017. Ketika itu, Jendi mencatatkan waktu dua menit 33,37 detik.

Di sisi lain, Jendi memecahkan rekor di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra s9 dengan catatan waktu satu menit 4,71 detik. Catatan tersebut melewati rekor sebelumnya milik perenang asal Vietnam, Huynh Amh Khoa Vo, dengan catatan waktu satu menit 6,12 detik pada 2011.

Rekor lain yang direbut oleh Jendi adalah di nomor estafet 4x100 meter gaya ganti putra 34 poin. Bersama tiga perenang lainnya, Rino Saputra, Guntur, dan Zaki Zulkarnain, Jendi mencatatkan waktu empat menit 44,92 detik.

Capaian itu lebih cepat dari rekor sebelumnya yang juga dilakukan oleh Jendi di Malaysia 2017 dengan catatan waktu empat menit 46,29 detik. Perbedaannya ketika itu Jendi bertanding bersama Guntur, M Karubaba, dan Suriansyah.

Hasil ini juga memperkokoh posisi Indonesia di puncak klasemen sementara medali APG Solo 2022. Sampai pukul 17.30 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan 93 emas, 73 perak, dan 54 perunggu, unggul atas Thailand di posisi kedua (56 emas), dan Vietnam di posisi ketiga (44 emas).[]