News

Jembatan Termanu Rusak, Pemkab Kupang Minta Tambah Jadwal Pelayaran ke Amfoang

Jembatan Termanu Rusak, Pemkab Kupang Minta Tambah Jadwal Pelayaran ke Amfoang
Jembatan penghubung Kupang menuju Amfong rusak berat (MCW)

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur meminta PT ASDP Kupang menambah jadwal pelayanan dari Bolok Kupang menuju Naikliu Amfoang Utara menjadi dua kali seminggu agar akses transportasi bagi masyarakat di wilayah itu tidak tergangu akibat rusaknya jembatan Termanu.

"Pemerintah Kabupaten Kupang telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Perhubungan NTT untuk meminta agar ASDP menambah jadwal pelayaran ke Naikliu Amfoang Utara," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Kupang, Martha Para Ede ketika dihubungi di Kupang, Selasa (16/02/2021).

Martha mengatakan hal itu terkait upaya Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mengatasi persoalan transportasi ke wilayah Amfoang yang putus total setelah fasilitas jembatan Termanu mengalami rusak berat sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan.

baca juga:

Ia mengatakan, sesuai informasi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Ricky Djo telah mengajukan permohonan kepada Dinas Perhubungan NTT untuk meminta agar ASDP Kupang dapat menambah frekuensi pelayanan ke Amfoang.

"Selama ini hanya satu kali pelayaran setiap minggu, sehingga diharapkan bisa menambah menjadi dua kali seminggu sehingga masyarakat Amfoang bisa terbantu," kata Martha.

Ia mengatakan, apabila pelayanan ke Amfoang dilakukan dua kali seminggu maka masyarakat Amfoang yang tinggal di kawasan perbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Letse tidak terisolasi lagi dengan putusnya jembatan Termanu.

Apalagi menurut Marthe dalam kondisi cuaca buruk yang sedang melanda wilayah Kabupaten Kupang akses transportasi menuju wilayah Amfoang sangat sulit dijangkau melalui jalur darat karena kondisi ruas jalan masih banyak yang rusak.

"Transportasi laut menjadi pilihan bagi warga di wilayah Amfoang saat terjadi cuaca buruk untuk datang ke Kota Kupang maupun sebaliknya," tegas Martha.[]

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu