News

Jembatan Teluk Kendari Tutup Sementara Saat Malam Tahun Baru

Jembatan Teluk Kendari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan ditutup sementara saat malam pergantian tahun baru 2021 bagi pengunjung


Jembatan Teluk Kendari Tutup Sementara Saat Malam Tahun Baru
Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Teluk Kendari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/10/2020). (AKURAT.CO/Lukas-Setpres (BPMI))

AKURAT.CO, Dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan, Jembatan Teluk Kendari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan ditutup sementara saat malam pergantian tahun baru 2021 bagi pengunjung sehingga tidak menjadi kluster baru penyebaran COVID-19.

"Jembatan Teluk Kendari malam tahun baru ditutup sementara, mengantisipasi adanya kerumunan, hanya untuk melintas kendaraan saja," kata Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, di Kendari, Senin, (27/12/2020)

Penutupan sementara ikon baru Kota Kendari itu terpaksa dilakukan sebagai langkah pemerintah kota dalam mengantisipasi pengunjung berdatangan baik warga lokal maupun dari kabupaten lain yang ingin menyaksikan detik-detik malam pergantian tahun 2020 ke 2021, karena masih dalam suasana pandemi COVID-19.

"Kita imbau untuk kemudian merayakan malam tahun baru di rumah saja bersama keluarga, tidak perlu kumpul-kumpul banyak orang, mungkin kumpul keluarga saja, lakukan perenungan," tutur Sulkarnain.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi sebelumnya bersama seluruh OPD lingkup pemkot pada Kamis (24/12), disepakati bahwa Jembatan Teluk Kendari akan ditutup sementara bagi pengunjung, tidak diperbolehkan orang masuk di area jembatan meskipun jalan kaki, hanya dibuka untuk melintas kendaraan.

Kata Nahwa, hal itu guna mencegah terjadi kerumunan dalam skala yang besar pada malam tahun baru, di mana diprediksi Jembatan Teluk Kendari akan menjadi sasaran tujuan utama baik warga metro ataupun masyarakat dari luar Kendari.

Sehingga jembatan itu akan dijaga ketat oleh tim yustisi dari pemerintah kota, guna memastikan tidak ada pedagang ataupun warga yang masuk untuk menanti detik-detik pergantian tahun di jembatan yang menjadi ikon baru di Kota Kendari.

Selain Jembatan Teluk Kendari, lanjut Nahwa, daerah "Kendari Beach" juga akan ditutup bagi pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Sementara pedang yang menjaja dagangannya tetap diizinkan melakukan aktivitas seperti hari biasanya.

"Kemudian untuk di Kendari Beach, dari ujung ke ujung akan ditutup, jadi tidak ada kendaraan yang lewat. Pedagang menjual seperti biasanya," kata Nahwa.

Dijelaskannya, ketentuan tidak membuat kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang mengacu kepada Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nasional, Surat Edaran Gubernur hingga Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 47 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan.

Sumber: Antara

Tia Nurullatifah

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu