News

Jembatan Layang Kereta Api Metro di Meksiko Ambrol, 20 Tewas

Jembatan tampak patah dan gerbong kereta merosot ke bawah.


Jembatan Layang Kereta Api Metro di Meksiko Ambrol, 20 Tewas
Dalam insiden ini, sedikitnya 20 orang telah dilaporkan tewas, termasuk anak-anak (Luis Cortes/Reuters)

AKURAT.CO, Jembatan layang kereta api metro di Mexico City dilaporkan ambruk pada Senin (3/5) jam 10.30 malam waktu setempat. Akibatnya, kereta api yang melintasi jembatan tersebut ikut jatuh terperosok ke tanah. 

Karena insiden ini, 20 orang tewas, termasuk anak-anak. Sementara jumlah yang luka-luka mencapai sekitar 70 orang dan 49 di antaranya dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat, seperti disampaikan oleh Wali Kota Claudia Sheinbaum dalam konferensi persnya. 

Hingga kini, belum diketahui secara pasti mengapa jembatan di Jalur 12 sistem metro bisa ambrol. Sheinbaum juga menekankan bahwa pihaknya masih akan terus menyelidiki kasus meski diketahui ada balok penyangga lintasan yang pecah. 

"Sebuah balok penyangga rusak. (Tapi) Kami akan melakukan semua investigasi untuk menentukan apa penyebabnya. Saat ini, kami tidak bisa berspekulasi," ucap Sheinbaum seperti dikutip dari Bloomberg.

Sementara investigasi diluncurkan, foto hingga video kecelakaan terus bermunculan di jagad maya. Dalam sebuah foto misalnya, jembatan tampak patah dan gerbong kereta merosot ke bawah.

Lalu dalam video yang beredar di media sosial, terlihat kekacauan di lokasi tempat jatuhnya jembatan. Warga tampak berkerumun, sementara bunyi sieine terus meraung.

Beredar pula video detik-detik jembatan ambrol yang disiarkan oleh Milenio TV. Dalam rekaman terlihat awan debu mengepul ketika jembatan runtuh di sekitar lalu lintas yang sibuk.

Sistem metro Mexico City selama ini diangggap menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Mengingat, dalam operasi hariannya, jumlah penumpang yang diangkut bisa mencapai hingga lima juta komuter. 

Jalur metro itu juga menjadi lintasan krusial di Meksiko lantaran berada tepat di jantung ibu kota. Jalur metro itu mulai diresmikan pada 2012 silam, dan Jalur 12 adalah salah satu tambahan sistem terbaru yang membentang antara lingkungan Tlahuac dan Mixcoac. Karena inilah, jalur ini kerap diandalkan untuk memboyong orang-orang dari pinggiran kota.

Risiko runtuhnya jembatan layang ini juga secara politik telah merugikan Sheinbaum dan Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard, dua sekutu utama Presiden Andres Manuel Lopez Obrador yang dipandang sebagai calon penerusnya.

Jalur metro tempat kecelakaan itu dibangun di masa ketika Ebrard menjadi wali kota Mexico City. Meski saat itu, proyek mengalami penundaan lama dan masalah desain selama pembangunannya. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu