Olahraga

Jelang Seri Kedua Liga 1, Persela Ziarah ke Makam Choirul Huda

“Kapten akan selalu ada di benak dan hati kami,” ujar Ivan Carlos.


Jelang Seri Kedua Liga 1, Persela Ziarah ke Makam Choirul Huda
Persela melakukan ziarah ke makam kiper legendaris Choirul Huda jelang seri kedua Liga 1. (Instagram.com/perselafc)

AKURAT.CO, Persela Lamongan akan menjalani seri kedua Liga 1 Indonesia 2021-2022 mulai pekan ini. Jelang memulai perjuangannya, skuat Laskar Joko Tingkir-julukan Persela- melakukan ziarah ke makam legendanya, Choirul Huda.

Diketahui, seri kedua Liga 1 musim ini akan digelar di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 15 Oktober sampai 6 November 2021 mendatang. Persela sendiri dijadwalkan menghadapi Madura United pada laga pembuka seri kedua ini. Pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur tersebut direncanakan akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (16/10).

Guna memotivasi para pemain Laskar Joko Tingkir jelang laga, manajemen klub memutuskan mengunjungi makam mantan kiper legendaris Choirul Huda, sebelum skuat berangkat ke Yogyakarta.

Melalui akun resmi Instagram, Rabu (14/10/21), Persela Lamongan memperlihatkan momen ketika pemain depan Ivan Carlos memegangi pusara makam Choirul Huda.

Skuat Persela Lamongan sepertinya ingin memohon doa restu kepada mantan kiper yang pernah dijuluki ‘One Man One Club Persela’ tersebut jelang seri kedua BRI Liga 1.

View this post on Instagram

A post shared by PERSELA (@perselafc)

“Sebelum berangkat untuk seri 2, seluruh pemain dan pelatih ziarah ke makam kapten,” tulis akun Persela Lamongan.

Klub asal Jawa Timur itu juga menambahkan kutipan Ivan Carlos, penyerang asal Brasil, saat turut mengunjungi makam sang kapten. 

“Kapten akan selalu ada di benak dan hati kami,” ujar Ivan Carlos.

Choirul Huda, yang lahir di Lamongan 2 Juni 1979, merupakan penjaga gawang andalan skuad Laskar Joko Tingkir sejak tahun 1999 silam. Bahkan berkat kemampuannya yang mumpuni, Huda pernah mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia pada tahun 2013.

Namun tidak ada yang menduga, bahwa pada 15 Oktober 2017 lalu kiper sekaligus kapten Persela ini harus meregang nyawa di tengah rumput hijau. 

Tepatnya saat Persela menghadapi Semen Padang di laga lanjutan Liga 1 2017. Huda mengalami nasib nahas karena benturan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodrigues dan juga penyerang Semen Padang FC, Marcel Sacramento. 

Usai tabrakan, Choirul Huda kehilangan kesadaran hingga akhirnya Huda dibawa ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk penanganan lebih lanjut. Sayang, nyawanya tak tertolong.

Pihak Kepala Unit Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soegiri Lamongan menjelaskan Huda meninggal karena mengalami trauma benturan saat hendak menyelamatkan gawangnya. Hal tersebut membuat jantung dan nafasnya berhenti.

Choirul Huda meninggal pada usia 38 tahun, dan menjadi salah satu pemain paling loyal di Liga Indonesia. Tercatat dirinya sudah 16 tahun membela Persela Lamongan tanpa pernah berganti klub. 

Bersama Laskar Joko Tingkir, Choirul Huda pernah meraih satu trofi Liga Indonesia Second Division tahun 2001 serta lima kali juara Piala Gubernur Jatim pada tahun 2003, 2007, 2009, 2010, dan 2012.

Sumber: INDOSPORT