News

Jelang Ramadhan, Polisi Ungkap Penimbun Minyak Curah


Jelang Ramadhan, Polisi Ungkap Penimbun Minyak Curah
Pekerja memindahkan jeriken minyak goreng curah di agen penjualan minyak goreng di Jakarta, Rabu (14/3. ( ANTARA/M Agung Rajasa) ()

AKURAT.CO, Jelang bulan Puasa yang tinggal sebulan lagi, aparat kepolisian mengungkap penimbun minyak goreng curah. Minyak goreng tersebut harusnya bisa dibeli oleh masyarakat dalam jumlah takaran berapa pun, namun oleh oknum ini takarannya dikurangi.

"Ketika barang itu curah, si penadah beli Rp6.000,00 per liter. Kemudian, dari Rp6.000,00 itu dijual, mungkin bisa ke masyarakat, mungkin bisa ke pengepul lain, itu sebesar Rp9.000,00. Sedangkan harga di luar di atas itu, sehingga ada selisih harga sekitar Rp2.500,00-Rp3.000,00 per liter, itu yang menjadi keuntungan buat pelaku," kata Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, Jumat (21/4).

Dalam satu bulan, lanjutnya pelaku bisa mengumpulkan minyak curah sebanyak 10 ton. Praktek yang dilakukan oknum itu sudah dilakukan dua tahun lalu.

baca juga:

"Kebetulan juga memang kita rutin mengawasi distribusi bahan-bahan sembako. Asal pabriknya ada di Daerah Margonda. Namanya kita rahasiakan dulu ya (pelaku dan pabrik)," tuturnya.

Polisi juga mengungkap kasus serupa Bandung. Pelaku mendistribusikan ke Jakarta Timur dengan cara mengeluarkan minyak itu menggunakan alat ‎penyedot. "Dari satu tangki yang kita lihat itu. Ini tangki 16 ribu, ini turun dari 90 sampai 100 liter, tapi dia nyebutnya kilo. Bahasa mereka kilo," tuturnya.

‎"Keuntungannya ya dari per liter itu, ada selisih Rp2.500,00 sampai Rp3.000,00 tergantung dia nanti berapa dia bisa turunkan. Berapa kilo dia bisa turunkan, berapa liter dia turunkan," pungkasnya. []