News

Jelang Ramadan, Anies Wanti-wanti Pelaku Usaha Kuliner Disiplin Prokes


Jelang Ramadan, Anies Wanti-wanti Pelaku Usaha Kuliner Disiplin Prokes
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan izinkan kegiatan buka bersama di restoran atau kafe dengan penerapan protokol kesehatan ketat sepanjang Ramadan 2021.

Anies menjelaskan, pengelola tempat kuliner harus mengikuti ketentuan yang telah diberlakukan sebelumnya, yakni menerima pelanggan 50 persen dari kapasitas ruangan. Kemudian tamu yang datang harus diatur supaya menjaga jarak serta menyediakan tempat mencuci tangan.

"Prinsipnya adalah 50 persen di dalam kegiatan apapun apakah makan pagi, apakah makan malam, apakah makan sore, apakah disebut iftar apakah disebut buka puasa, apakah disebut sahur. Prinsipnya adalah 50 persen kapasitas," kata Anies ketika ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021). 

Mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan ini menegaskan pihaknya akan mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat kuliner. Pemprov DKI Jakarta tidak segan memberi sanksi berupa denda atau pencabutan izin usaha bila ada pengelola yang membandel.

"Di bulan rRmadan semua orang tahu jam magrib maka pengelola resto, pengelola tempat makan harus secara disiplin mengatur posisi duduk, harus secara disiplin mengatur kapasitas maksimal. Karena sesungguhnya kegiatan makan malam atau kegiatan buka puasa sama-sama membuka masker, sama-sama harus melakukan aktivitas yang punya potensi penularan," tuturnya.

Selain itu, Anies mengaku akan membuat regulasi tentang jam operasional untuk usaha resto, kafe dan tempat makan lainnya selama Ramadan.

"Nanti akan diumumkan terkait jam operasi yang berbeda dengan hari di luar bulan Ramadan. Karena pada bulan Ramadan aktivitasnya lebih banyak malam hari," tutupnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu