News

Jelang Penyelenggaraan PON, KKB Serang Nakes, Senator Hasan Basri Beri Pesan Penting ke TNI/Polri

Pimpinan PURT DPD RI, Hasan Basri meminta TNI/Polri menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat teror di Papua.


Jelang Penyelenggaraan PON, KKB Serang Nakes, Senator Hasan Basri Beri Pesan Penting ke TNI/Polri
Pimpinan PURT DPD RI, Hasan Basri (Istimewa)

AKURAT.CO, Pimpinan PURT DPD RI, Hasan Basri meminta TNI/Polri menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membuat teror di Papua.

Teror KKB teranyar terjadi di Distrik Kiriwok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021). Mereka menyerang dan membakar sarana-prasarana serta fasilitas umum seperti Puskesmas, sekolah, pasar, kantor Bank Papua hingga perumahan guru dan tenaga medis (nakes).

“TNI/Polri kami harapkan menindak tegas para pelaku, sesuai tuntutan moral dan ketentuan hukum yang berlaku,” ungkap Senator asal Kalimantan Utara dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021). 

Hasan Basri juga meminta pemerintah serius dalam menanggulangi aksi-aksi terorisme di Papua yang sudah sangat meresahkan dan banyak memakan korban jiwa. Terlebih provinsi tersebut sebentar lagi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. 

“Aparat negara harus segera memberantas KKB ini demi mengamankan dan melindungi segenap rakyat Indonesia,” tutupnya.

Di sisi lain, Hasan Basri menyampaikan  duka cita atas gugurnya nakes, Gabriela Meilan. Gabriela yang berusia 22 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah jurang bersama rekan sesama nakes, Kristina Sampe Tonapa yang berhasil selamat. Keduanya sempat dinyatakan hilang seusai penyerangan KKB.

“Dukacita mendalam saya ucapkan atas gugurnya tenaga kesehatan kita, saudari Gabriela Meilan akibat aksi kejam yang dilakukan kelompok teroris di Papua,” ucapnya.

Sementara itu, perawat Kristina Sampe Tonapa ditemukan oleh aparat TNI/Polri dengan kondisi luka tusuk dan memar di sekujur tubuhnya. 

“Di saat para nakes ini membaktikan masa mudanya untuk mengabdi kepada masyarakat, mengabdi kepada kemanusiaan, mereka malah terluka dan kehilangan nyawa akibat tindakan tidak manusiawi KKB,” ucap Pimpinan PURT itu.