Olahraga

Jelang Penutupan, Menpora Mengaku Puas PON Papua Tanpa Gangguan

Zainudin Amali mengaku puas karena Pekan Olahraga Nasional kali ini berlangsung lancar tanpa gangguan. 


Jelang Penutupan, Menpora Mengaku Puas PON Papua Tanpa Gangguan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. (Kemenpora)

AKURAT.CO, PON Papua 2021 akan berakhir dalam beberapa hari lagi. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengaku puas karena Pekan Olahraga Nasional kali ini berlangsung lancar tanpa gangguan. 

Oleh karena itu, Menpura pun berharap situasi dan kondisi seperti ini bisa terus dijaga sampai penutupan ajang pesta olahraga terbesar di Tanah Air ini.

“Sampai hari ini secara keseluruhan PON berjalan dengan lancar dan tanpa ada hal yang muncul signifikan mengganggu,” kata Menpora Amali usai menyaksikan final bulu tangkis tunggal putri di GOR Waringin, Jayapura, Rabu (13/10).

Kelancaran pelaksanaan PON Papua ini atas kerjasama semua pihak, mulai dari panitia pelaksana, Pemprov Papua, pihak kepolisian, TNI, dan stakeholder terkait. Masyarakat di Papua juga sangat antusias menyambut event ini. Terbukti dari masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

“Ini sekaligus menepis keraguan, kekhawatiran orang, bahkan ketakutan orang. Orang yang tadinya takut, khawatir, tetapi disini aman. Papua aman. Tagline Torang Bisa membuktikan bahwa Papua bisa menyelenggarakan PON,” ujar Menpora.

Lebih lanjut, Menpora mengapresiasi kepada semua pihak dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Papua yang telah mendukung pelaksanaan PON. Ajang ini disebut untuk mencari talenta atau bibit atlet yang nantinya bisa memperkuat tim nasional.

“PON kita tempatkan sebagai ajang untuk mendapatkan talenta atau bibit yang akan kita dorong ketingkat nasional. Bahkan, PON yang berjalan ditengah pandemi ini ada pemecahan rekor, sangat luar biasa. Semangat atlet sangat luar biasa dan saya bangga kepada mereka yang membuktikan kemampuannya di arena pertandingan,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Menpora berkesempatan memberikan medali kepada atlet yang berhasil menjadi juara dalam pertandingan bulu tangkis tunggal putri. Jawa Barat berhasil menjadi juara pertama, lalu disusul Bali yang duduk diperingkat kedua. Sementara, Jawa Timur dan Papua menjadi juara tiga bersama.[]