News

Jelang Nataru, IIFPG DPR RI Kembali Berbagi Secara Langsung di 3 Yayasan

IIFPG DPR RI memberanikan diri untuk menuntaskan beberapa agenda sosial di tahun ini secara langsung


Jelang Nataru, IIFPG DPR RI Kembali Berbagi Secara Langsung di 3 Yayasan
Ikatan Isteri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) DPR RI (DOKUMEN)

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir membatasi berbagai aktivitas hampir setengah dari masyarkat dunia, tak terkecuali Indonesia. 

Demikian halnya dengan kegiatan yang dilakukan Ikatan Isteri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) DPR RI, beberapa agenda bakti sosial dilakukan secara tidak langsung.

Namun kali ini di saat pandemi Covid-19 sudah melandai, ibu-ibu yang tergabung dalam IIFPG DPR RI di bawah pimpinan Ibu Lita Adies Kadir kembali memberanikan diri untuk menuntaskan beberapa agenda sosial di tahun ini secara langsung. Salah satunya dengan Bakti Sosial bertajuk "IIFPG Berbagi Dalam suasana Nataru alias Natal dan Tahun Baru 2022". 

baca juga:

Ibu Lita Adies Kadir mengatakan bakti sosial kali ini dilakukan di tiga yayasan secara langsung, yakni Panti Werdha Yayasan Bina Bakti ILUNI 13-81, Yayasan LKSA Abhimata, dan Yayasan Kemah Beth Syalom. 

Menurut ibu Lita Adies Kadir, pandemi Covid-19 belum seutuhnya berakhir, namun secara nasional bisa dikatakan Pandemi sudah melandai. Walaupun tidak dapat dipungkiri bayang-bayang varian baru Covid memang masih menghantui kita. 

"Namun dengan niat baik, niat tulus, tentu ditambah dengan penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh kendor, kami dari IIFPG mencoba untuk kembali menggelar bakti sosial secara langsung ketiga tempat," ujar Lita kepada wartawan di Jakarta, Rabu (08/12). 

Adapun bantuan yang diberikan, kata Lita Adies Kadir, adalah berupa sembako, diapers atau popok sekali pakaiuntuk anak-anak dan Lansia, peralatan mandi, serta beberapa peralatan elektronik plus sejumlah dana khusus bagi Panti Werdha Yayasan Bina Bakti ILUNI 13-81 yang beberapa waktu lalu sempat mengalami musibah kebakaran.

Lita dan seluruh anggota IIFPG berharap sumbangan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan Indonesia pun kembali pulih dan bebas dari serangan negeri api alias Pandemi Covid-19. 

"Dengan demikian kita semua pun dapat kembali bebas beraktivitas sepertisediakala," katanya.[]