News

Jelang Munas Kadin, Banyak Daerah Membelot Dukung Arsjad Rasjid?

Awalnya Arsjad Rasjid hanya didukung tujuh daerah, namun kini dukungan menjamur lebih dari 25 daerah.


Jelang Munas Kadin, Banyak Daerah Membelot Dukung Arsjad Rasjid?
Ilustrasi kantor Kamar Dagang dan Industri (AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin)

AKURAT.CO, Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya mengklaim bahwa Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Arsjad Rasjid mendapat dukungan mayoritas menjelang musyawarah nasional (munas).

Jayabaya menerangkan, awalnya Arsjad Rasjid hanya didukung tujuh daerah. Namun kini dukungan menjamur lebih dari 25 daerah.

“Banyak Kadin daerah yang berbalik (mendukung) Pak Arsjad,” klaim Jayabaya dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Jayabaya mengatakan, Kadin Banten salah satu pemegang hak suara yang membelot. Awalnya, Kadin Banten mendukung Anindya Bakrie, namun menjelang Munas daerahnya ingin Arsjad menjadi pemimpin Kadin.

Masih kata Jayabaya, visi dan misi Arsjad menjadi satu alasan pihaknya membelot. Di mana Arsjad memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Kadin di Banten.

Arsjad dinilai memiliki program pembinaan untuk pengusaha-pengusaha lokal, semisal UMKM yang terimbas pandemi COVID-19.

Menurut Jayabaya, banyak Kadin daerah yang menaruh harapan kepada Arsjad Rasjid lantaran selama ini Kadin Indonesia terkesan hanya dimiliki oleh sekelompok elite.

“Kami diberikan kesempatan, waktu untuk menemui Arsjad tidak sulit. Arsjad jelaskan konsep dia satu hari, saya langsung tertarik,” kata Jayabaya. 

Sebelumnya, Arsjad menegaskan komitmennya untuk membantu dunia usaha dan mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Menurut Arsjad, saat ini Kadin perlu terus dorong pemerataan stimulus ekonomi dan pengembangan program hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Ia memaparkan empat program dalam memajukan perekonomian lewat Kadin Indonesia. Keempat program itu adalah program di bidang kesehatan, pemulihan ekonomi nasional dan daerah, kewirausahaan serta perbaikan internal organisasi.

Menurut Arsjad saat ini hampir semua sektor usaha terkena dampak pandemi COVID-19, sehingga mengalami penurunan baik itu usaha besar, menengah, hingga UMKM. Untuk membangkitkan semua sektor usaha tersebut, hal pertama yang paling penting adalah faktor kesehatan dalam hal ini penanganan virus harus tuntas dulu.

Pasalnya, menurut dia, jika semua sudah sehat maka akselerasi dalam meningkatkan perekonomian akan lebih maksimal. Lalu pemulihan ekonomi perlu kolaborasi antara pusat dan daerah.[]  

Arief Munandar

https://akurat.co