News

Jelang Kunjungan Jokowi, Pusat Belanja di Ukraina Dibom Rusia, 1.000 Orang Ada di Dalam

Ada 1.000 orang yang berada di mall tersebut.


Jelang Kunjungan Jokowi, Pusat Belanja di Ukraina Dibom Rusia, 1.000 Orang Ada di Dalam
Sebuah roket menghantam salah satu pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk di wilayah Poltava, Ukraina. (Zelensky/Telegram)

AKURAT.CO Sebuah roket menghantam salah satu pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk di wilayah Poltava, Ukraina. Menurut laporan BBC, ada 1.000 orang yang berada di mall tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, melalui Telegram, mengatakan serangan di sebuah pusat perbelanjaan di Kremenchuk "tidak memiliki nilai strategis" bagi pasukan Rusia. Lebih lanjut, rekaman menunjukkan bahwa bangunan tersebut rusak parah, runtuh, dan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api.

"Para penjajah telah menyerang pusat perbelanjaan dengan lebih dari seribu warga sipil di dalamnya," kata Zelensky di Telegram.

baca juga:

"Itu terbakar, dan petugas penyelamat berusaha memadamkan api, jumlah korban tidak mungkin dibayangkan."

“Itu tidak menimbulkan ancaman bagi tentara Rusia. Tidak ada nilai strategis. Orang-orang hanya ingin hidup normal, itulah yang membuat para penjajah sangat marah."

"Karena ketidakberdayaan, Rusia terus menyerang orang biasa. Sia-sia mengharapkannya masuk akal atau manusiawi," tambahnya.

Hingga saat ini, menurut Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor kepresidenan, dua orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan roket tersebut.

Diketahui, Presiden Joko Widodo berencana akan melakukan kunjungan ke Ukraina dan Rusia. Menurut Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono, kunjungan Jokowi ke negara tersebut membawa misi perdamaian di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina.

"Karena kunjungan ini bukan hanya kunjungan kenegaraan biasa atau simbolik, akan tetapi di sini ada visi-misi khusus yang bisa diharapkan membawa perdamaian dan kestabilan bagi dunia," tegas Dave kepada wartawan, Senin (27/6/2022).[]