News

Jelang Iduladha, Polisi Gelar Operasi Khusus Buru Travel Gelap

Ada 1.065 titik penyekatan dalam rangka mengantisipasi pergerakan masyarakat jelang Iduladha.


Jelang Iduladha, Polisi Gelar Operasi Khusus Buru Travel Gelap
Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan pengendara yang akan menuju Jalan Pangeran Antasari di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (11/7/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Dua hari jelang Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 20 Juli 2021, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai memantau kemunculan travel gelap yang akan mengangkut pemudik keluar dari Jakarta.

Mengantisipasi hal ini, penyekatan di sejumlah titik keluar diperketat sehingga diharapkan tak ada yang coba-coba menerobos penyekatan.

“Kami akan melaksanakan operasi khusus terhadap travel gelap. Ini juga bagian dari imbauan, karena bisa saja setelah kami amankan, bisa saja para penumpang beralih menaiki travel gelap,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). 

Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan perjalanan dengan travel gelap. Sambodo meminta masyarakat melakukan perjalanan melalui terminal dengan membawa surat vaksin dan surat hasil swab antigen atau swab PCR. “Silakan teman-teman yang hendak melakukan perjalanan mengurungkan niatnya menggunakan travel gelap,” imbuhnya.

Sambodo memastikan bahwa petugas di lapangan akan terus melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang melintas. Selain itu, di wilayah tujuan mudik seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur juga dilakukan penyekatan.

“Hanya kendaraan yang esensial, kritikal dan mempunyai syarat-syarat perjalanan inilah bisa melintasi titik penyekatan, untuk menjamin bahwa masyarakat yang bepergian mengikuti aturan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Korlantas Polri bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan menyiapkan 1.065 titik penyekatan dalam rangka mengantisipasi pergerakan masyarakat jelang Iduladha.

Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengatakan, titik penyekatan yang juga disiapkan untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu akan dibangun di wilayah Lampung, Jawa, dan Bali.

Istiono menjabarkan, 1.065 titik tersebut akan tersebar di 85 lokasi penyekatan di jalan tol, 6 lokasi di pelabuhan, dan 974 lokasi di jalan non tol. Dengan adanya titik penyekatan ini, Korlantas akan menyeleksi kendaraan yang boleh melintas pada periode Iduladha nanti.

Adapun kendaraan yang boleh melintas mengacu kepada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 dan SE Menteri Perhubungan Nomor 43 Tahun 2021.

“Titik-titik penyekatan ini kita buat kemudian kita lakukan pembatasan penyekatan selektif. Yang bisa jalan hanya sektor esensial dan kritikal. Jadi, persyaratan perjalanan tetap kita pedomani, SE Satgas, dan SE Menhub,” tutur Istiono dalam konferensi pers virtual, Rabu lalu (14/7/2021). []