Olahraga

Jelang GP Monako, Wolff tak Yakin dengan Penampilan Mercedes

Sejak membalap untuk Mercedes pada 2013, Lewis Hamilton hanya dua kali menjadi juara di Monako yakni pada musim 2016 dan 2019.


Jelang GP Monako, Wolff tak Yakin dengan Penampilan Mercedes
Bos Mercedes, Toto Wolff, akan memimpin timnya di Grand Prix Monako 2022, akhir pekan ini. (MERCEDES)

AKURAT.COn Bos Mercedes, Toto Wolff, tak terlalu yakin dengan penampilan pembalapnya di Grand Prix Monako 2022, akhir pekan ini. Selain karena penampilan pembalapnya yang kurang meyakinkan di musim ini, juga karena Sirkuit Monako yang ikonik adalah lintasan yang sulit bagi Mercedes di beberapa musim sebelumnya.

“Monako di masa lalu bukanlah tempat yang paling menggembirakan bagi kami. Mungkin karena mobil (kami) sebesar ‘gajah’,” ucap Wolff sebagaimana dipetik dari Crash.

“Saya penasaran ingin melihat di mana kami berada akhir pekan ini. Perkiraan saya lebih rendah dari sirkuit lain.. ini setidaknya bisa menjadi titik untuk belajar, untuk membawa kami kembali ke pertandingan.”

baca juga:

Hamilton sendiri musim lalu hanya bisa mengakhiri GP Monako di posisi ketujuh. Sejak ia membalap untuk Mercedes pada 2013, pembalap asal Inggris tersebut hanya dua kali menjadi juara di Monako yakni pada musim 2016 dan 2019.

Adapun di tahun ini Hamilton masih terseok-seok dengan posisi ketiga sebagai posisi terbaiknya dari enam musim yang sudah bergulir. Hamilton mendapatkan posisi tersebut di seri pembuka di Bahrain, 20 Maret lalu.

Setelah itu, Hamilton belum lagi pernah naik podium. Pembalap dengan tujuh gelar juara dunia tersebut hanya bisa sampai ke posisi kelima di seri terakhir di Spanyol, akhir pekan lalu.

Di klasemen, Hamilton tercecer di posisi keenam dengan selisih 64 angka dari pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang berada di posisi teratas. Hamilton bahkan berada di bawah rekan setim yang baru masuk musim ini, George Russell, yang berada di posisi keempat.

Kualitas mobil menjadi persoalan terhadap penampilan Mercedes musim ini. Sementara itu, Red Bull dan Ferrari telah menunjukkan kualitas mereka sebagai yang terdepan di enam seri yang sudah bergulir di mana pengemudi Ferrari, Charles Leclerc, menjadi kandidat juara dunia musim ini menyaingi Verstappen.

“Kami punya satu dari enam balapan di aman mobil berperilaku dengan baik,” ucap Direktur Strategi F1, James Vowles. “Itu adalah mobil yang benar-benar merupakan mobil balap yang layak untuk sekali saja.”[]