News

Jelang Demo Tolak Kenaikan BBM, Akses Menuju Istana Negara Dibentengi Water Barrier Raksasa

Jelang Demo Tolak Kenaikan BBM, Akses Menuju Istana Negara Dibentengi Water Barrier Raksasa
Akses jalan menuju Istana Negara pada hari ini, Jumat (9/9/2022) telah dipasangi water barrier setinggi lebih dari satu meter yang telah terisi air. Tampak di seluruh ruas akses menuju Istana Negara tak lagi bisa dilewati. (AKURAT.CO/Badri)

AKURAT.CO Akses jalan menuju Istana Negara pada hari ini, Jumat (9/9/2022) telah dipasangi water barrier raksasa setinggi lebih dari 2 meter yang telah terisi air. Tampak di seluruh ruas akses menuju Istana Negara tak lagi bisa dilewati.

Upaya itu dilakukan menyusul adanya rencana aksi demonstrasi susulan menolak kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan pantauan AKURAT.CO di lokasi, hanya ruas Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Timur yang bisa dilalui masyarakat pengendara. Sementara Jalan Medan Merdeka Utara dan Jalan Medan Merdeka Barat yang melintas di depan Istana Negara kini telah ditutup water barrier. Akibatnya, kendaraan tak bisa melintas. 

baca juga:

Begitu juga dengan akses melintasi Istana Negara dari arah Jalan Veteran dan Jalan Harmoni. Seluruh akses itu telah tertutup water barrier.

"Udah ditutup, mas dari tadi pagi," kata Irwan, seorang Petugas Satpol PP yang berjaga di Jalan Medan Merdeka Utara.

Penutupan ruas jalan dari dan ke Istana Negara di sejumlah ruas itu menyebabkan kemacetan di ruas jalan sekitar Monas.

Kemarin, Kamis (8/9/2022) Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, telah mempelajari pola gerakan masyarakat pendemo. 

"Ada yang biasanya mainnya pagi atau tepat waktu, karena pemberitahuan jam 10, jam 10 sudah datang, ada yang pemberitahuan jam 10 tapi pelaksanaan jam 3 sore, ini juga perlu diantisipasi untuk jalur-jalur yang beberapa hari belakangan ini dijadikan tempat untuk menyampaikan aspirasi seperti di Patung Kuda, di DPR RI, itu yang perlu diantispasi," katanya kemarin. 

Dia mengakui masih ada elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya. Dia berharap, elemen masyarakat itu bekerja sama dengan memberitahukan rencana aksi mereka. Sehingga mereka bisa melakukan upaya rekayasa lalu lintas agar masyarakat terhindari dari tumpukan masa pendemo. 

Di sisi lain, sebagian pejalan kaki mengeluhkan penutupan akses jalan itu. Mereka terpaksa masuk ke area Istana Negara melewati celah-celah water barrier. []