Lifestyle

Jauhkan Diri dari Disfungsi Ereksi, Ini Dampaknya Untuk Kehidupanmu

Disfungsi ereksi atau juga yang disebut impotensi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks.


Jauhkan Diri dari Disfungsi Ereksi, Ini Dampaknya Untuk Kehidupanmu
Ilustrasi pria penis pendek dan kecil yang tidak percaya diri (Thesun.co.uk)

AKURAT.CO, Disfungsi ereksi atau juga yang disebut impotensi adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks.

Ini adalah masalah yang berkelanjutan yang dapat merusak kualitas hidup pria. Kebanyakan penderita disfungsi ereksi merasa rendah diri, mengalami stres, kecemasan, hingga depresi.

Kondisi ini tentu akan memengaruhi kehidupan seks dengan pasangan, serta berkontribusi pada masalah hubungan.

Meskipun ini sangat menganggu kehidupan, disfungsi ereksi bukan penyakit melainkan gejala dari masalah kesehatan lain.

Masalah ini bisa disebabkan masalah fisik, psikologis, atau kombinasi keduanya, serta gaya hidup. 

Berikut AKURAT.CO uraikan beberapa penyebab disfungsi ereksi, dilansir dari healthymale.org.au, Sabtu (30/10/2021): 

  • Masalah psikologis dan sosial, seperti kecemasan kinerja, stres, masalah kesehatan mental, dan masalah hubungan
  • Berkurangnya aliran darah, terkadang akibat penyempitan arteri
  • Masalah urologis, seperti penyakit Peyronie dan trauma panggul
  • Penggunaan narkoba, alkohol dan beberapa obat-obatan, termasuk yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, depresi, dan kanker prostat
  • Gangguan fungsi saraf yang disebabkan oleh trauma sumsum tulang belakang, multiple sclerosis, neuropati diabetes, operasi panggul, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.
  • Masalah dengan fungsi pembuluh darah, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan sleep apnea.
  • Hipogonadisme, seperti sindrom Klinefelter, yang merupakan kondisi di mana testis tidak mampu membuat cukup testosteron atau sperma.
  • Penyebab lainnya termasuk penyakit tiroid, kondisi hormon pertumbuhan, dan kelebihan kortison.

Nah, jika kamu sudah tahu penyebab disfungsi ereksi, sebaiknya lakukan tindakan pencegahan.

Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan membuat pilihan gaya hidup sehat, dan mengelola setiap kondisi kesehatan yang ada, seperti mengatasi diabetes, penyakit jantung atau kondisi kesehatan kronis lainnya.

Rutin berolahraga dan mengelola stres juga dapat mencegah disfungsi ereksi.

Adapun gejala dari disfungsi ereksi adalah : 

  • Tidak bisa ereksi
  • Bisa ereksi tapi tidak bertahan lama
  • Kadang-kadang bisa ereksi, namun tidak setiap kali kamu ingin berhubungan seks

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut. Ingat, penting untuk berbicara secara terbuka dengan dokter tentang masalah ini.[]