Ekonomi

Jasa Marga Catat 123.775 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jasa Marga mencatat lalu lintas silaturahmi dengan total 123.775 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek


Jasa Marga Catat 123.775 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lalu lintas silaturahmi dengan total 123.775 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan pada H1 sampai dengan H2 Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Kamis-Jumat (13-14 Mei 2021).

"Angka ini turun 60,8% dari lalin normal sebesar 315.452 kendaraan," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/5/2021).

Dilansir dari Antara, Heru juga menambahkan bahwa untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 26,5% menuju arah Timur, 26,9% menuju arah Barat dan 46,6% menuju arah Selatan.

Adapun rincian distribusi lalin menuju arah timur yakni di GT Cikampek Utama, dengan jumlah 17.294 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 75% dari lalin normal 69.221 kendaraan. Kemudian di GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 15.466 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 79% dari lalin normal 73.754 kendaraan.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 32.760 kendaraan, turun sebesar 77,1% dari lalin normal 142.975 kendaraan.

Sedangkan rincian distribusi lalin yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 33.293 kendaraan, turun 65,5% dari lalin normal 96.375 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 57.722 kendaraan, turun sebesar 24,2% dari lalin normal 76.102 kendaraan.

Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H tanggal 6 s.d 17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maks 3x24 jam/hasil negatif ts Rapid Antigen maks 2x24 jam/hasil negatif Genose C19 sebelum keberangkatan.

Selain itu, Jasa Marga mengimbau agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di Tempat Istirahat, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup.

Pengguna tol juga diimbau mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.[]

Sumber: Antara

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co