Ekonomi

Jasa Marga Bidik Konstruksi Jalan Tol Gedebage-Cilacap Pada Triwulan II Tahun 2023

hingga saat ini progres kebutuhan lahan untuk Kota Bandung dan Kabupaten Garut sudah dalam proses inventarisasi lahan untuk pembangunan jalan tol


Jasa Marga Bidik Konstruksi Jalan Tol Gedebage-Cilacap Pada Triwulan II Tahun 2023
Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya, PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) yang mengelola Jalan Tol Gedebage-Cilacap saat ini tengah memasuki tahap inventarisasi lahan untuk pembangunan jalan tol.

Progres ini merupakan serangkaian langkah yang dilakukan untuk pembangunan jalan tol yang mana telah terbitnya penetapan lokasi (penlok) yang disetujui oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Direktur Utama JGC Johannes Mancelly membeberkan bahwa penlok yang telah diterbitkan pada Februari 2022 tersebut mencakup wilayah Gedebage hingga Garut utara.

baca juga:

Saat ini proses identifikasi dan pematokan yang masuk dalam Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara Jalan Tol Gedebage-Cilacap untuk wilayah kota Bandung dan Kabupaten Garut telah selesai dilakukan.

Sementara untuk wilayah Kabupaten Bandung sampai saat ini masih dalam proses penerbitan surat keputusan untuk tim pengadaan tanah.

“Menindaklanjuti hal tersebut, hingga saat ini progres kebutuhan lahan untuk Kota Bandung dan Kabupaten Garut sudah dalam proses inventarisasi. Sementara itu, untuk Kabupaten Bandung, saat ini masih dalam proses penerbitan surat keputusan pembentukan tim pengadaan tanah,” ujar Jo Mancelly.

Pihak JGC mengharapkan untuk pengadaan lahan untuk Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara Jalan Tol Gedebage-Cilacap dapat berjalan sesuai target sehingga Seksi 1 ini dapat dimulai pada Triwulan II Tahun 2023. 

Jalan Tol Gedebage-Cilacap memiliki total panjang 206,65 Km yang menjadikan jalan tol ini sebagai ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yang akan melintasi dua provinsi sekaligus, yaitu Provinsi Jawa Barat sepanjang 169,09 Km dan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 37,56 Km.

Nantinya jalan tol ini terbagi atas empat seksi yaitu Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 Km,  Seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 Km, Seksi 3 Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 Km serta Seksi 4 Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 Km.