News

Jaringan Narkoba Antarlapas Berhasil Diungkap BNNP Malut

Jaringan narkoba antarlapas di Malut telah berhasil diungkap pihak BNNP


Jaringan Narkoba Antarlapas Berhasil Diungkap BNNP Malut
Ilustrasi penjara (Pixabay/TryJimmy)

AKURAT.CO, Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) berhasil mengungkap tersangka kasus narkotika jaringan antar Lapas Salemba Makassar dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate.

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan di Ternate, Jumat (19/2/2021) membenarkan pihaknya berhasil mengungkap dua tersangka jaringan Lapas Ternate dimana paket narkotika dikirim melalui jasa pengirim yang dibungkus dengan empat kaleng oli padat gemuk pelumas.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan itu di antaranya Janhar alias Deni Topans (34 tahun) bekerja sebagai Pegawai honor di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate dan Muarif alias Ulis (33 tahun), penghuni Lapas Kelas II A, Ternate.

Menurut dia, tersangka Janhar aliad Deni Topans ditangkap di Kelurahan Akehuda, Ternate Utara Kota Ternate dan tersangka Muarif Asikin alias Ulis ditangkap di Lapas Kelas II A, Ternate pada Kamis (18/02/2021) pukul 15.28 WIT dan pukul 22.00 WIT

Dari tangan kedua tersangka berhasil ditemukan BB narkotika dengan 125 sachet dengan total berat 108,12 gr atau 1 ons 8 gram, Narkotika Golongan I Jenis Sabu (Metamfetamin), BB Non Narkotika satu buah telepon genggam VIVO type Y-51 warna silver dan empat kaleng yang berisi oli padat gemuk/stempet.

Dari BB Narkotika jenis Sabu yang diamankan sejumlah, 108 gram, BNNP Malut telah mencegah dan menyelamatkan 1.620-2.160 orang warga Maluku Utara jika diasumsikan 1 gr sabu digunakan 10-20 orang.

Dirinya menyebut, kronologisnya pada hari Kamis, pukul 10.12 WIT petugas pemberantasan BNNP Malut melacak ada pengiriman paket yang diduga narkotika golongan satu jenis Sabu (metamfetamin) yang dikirim atas suruhan salah satu penghuni Lapas Salemba Makassar ke Ternate yang menghubungi tersangka Muarif Asikin alias Ulis (penghuni lapas Kelas II A Ternate).

Paket yang diduga Narkotika tersebut dikirim melalui salah satu jasa penitipan di Kota Ternate. Selanjutnya Muarif Asikin alias Ulis menghubungi tersangka Janhar alias Deni untuk mengambil paket tersebut.

Berdasarkan informasi dari jasa penitipan Ternate, diketahui paket yang diduga Narkotika jenis sabu tersebut telah diantar oleh kurir jasa pengiriman di rumah adik tersangka Muarif Asikin alias Ulis (inisial U) di rumah dengan di Kelurahan Akehuda Ternate.

Sumber: Antara