News

Jaringan Komunikasi di Papua Terganggu, Kemenkominfo: Kabel Optik Bawah Laut Putus

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyebut putusnya kabel optik bawah laut menjadi pemicu terputusnya sambungan telekomunikasi di Jayapura.


Jaringan Komunikasi di Papua Terganggu, Kemenkominfo: Kabel Optik Bawah Laut Putus
Ilustrasi internet (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyebut putusnya kabel optik bawah laut menjadi pemicu terputusnya sambungan telekomunikasi di Jayapura. Putusnya kabel laut itu disebut lantaran pergeseran lapisan bumi di dasar laut. Meski begitu, perbaikan secara bertahap telah berjalan.

Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permady menjelaskan, Kemenkominfo telah melakukan koordinasi dengan PT Telkom Indonesia sebagai penyelenggara layanan internet terkait gangguan yang terjadi di Jayapura, Papua.

“Pihak Telkom mengonfirmasi adanya gangguan layanan sejak tanggal 30 April 2021 karena putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Biak - Jayapura dengan titik lokasi 360 kilometer dari Jayapura,” katanya dalam siaran persnya, Jumat (14/5/2021). 

Dia menyebut pergeseran lapisan bumi di dasar laut sebagai penyebab putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL). Akibatnya, seluruh layanan Telkomsel di wilayah Jayapura terdampak. 

 "Penyebab putusnya kabel ini diperkirakan adalah akibat pergeseran lapisan bumi di dasar laut. Hal ini mengakibatkan seluruh layanan Telkom Group mengalami gangguan dengan total trafik sebesar 135 Gbps,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, pihak Telkom Group telah melakukan perbaikan layanan tahap awal. Dimulai dari reaktivasi layanan Voice, layanan IP VPN Telkom, dan ASTINET Telkom. 

“Perbaikan layanan internet dan data dilakukan secara bertahap dimulai pada 30 April 2021 kemarin, dengan melakukan deployment link backup, antara lain melalui Palapa Ring Timur, satelit, dan penambahan radio,” katanya. 

Selain itu, Jubir Kementerian Kominfo menjelaskan pemulihan juga dilakukan dengan fasilitas layanan jaringan tulang punggung, Palapa Ring Timur. “Saat ini, Telkom sudah memulihkan layanan telepon dasar (voice dan sms) yang difasilitasi Palapa Ring Timur satelit, dan microwave radio dengan total kapasitas 969 Mbps,” paparnya.

Bahkan, pada minggu kedua Mei 2021 akan berlangsung penambahan kapasitas untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. “Kapasitas akan ditambah menggunakan satelit dan microwave radio agar setidaknya pada minggu kedua bulan Mei 2021 total kapasitas bertambah menjadi 2,5 Gbps,” katanya. []

Yohanes Antonius

https://akurat.co