News

Jaringan Irigasi Tersier Cileunya Dibangun Melalui Program Padat Karya Tunai

Pemerintah melakukan pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.


Jaringan Irigasi Tersier Cileunya Dibangun Melalui Program Padat Karya Tunai
Pemerintah melakukan pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (Dok. Istimewa/KemenPUPR)

AKURAT.CO Pemerintah melakukan pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Langkah ini guna meningkatkan fungsi utama Bendungan Kuningan yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa (31/8/2021) lalu.

Mengutip keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Rabu (22/9/2021), saluran irigasi tersier di Desa Cileunya dibangun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Ditjen SDA, Kementerian PUPR sepanjang 665 meter.

Saluran irigasi ini untuk meningkatkan suplai air irigasi lahan pertanian dari sebelumnya 15 hektare menjadi 46 hektare.

Pelaksanaan pembangunannya berupa pemasangan batu kali dan jalan produksi yang dikerjakan melalui Program Padat Karya Tunai (PKT) dengan melibatkan partisipatif masyarakat setempat atau dikenal dengan Prgram Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Petani pekerja diberikan upah harian atau mingguan, sehingga menambah penghasilan petani atau penduduk desa terutama di antara musim tanam dan panen. Skema PKT ini juga memberikan manfaat mengurangi angka pengangguran akibat pandemi Covid-19 dengan capaian saat ini menyerap 930 Hari Orang Kerja (HOK) atau melebihi target 780 HOK. 

Bendungan Kuningan seluas 221 hektare yang membendung Sungai Cikaro memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3. Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi primer seluas 3.000 hektare sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektare, dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektare. 

Di Kabupaten Kuningan, saluran irigasi tersier melalui program P3-TGAI dilaksanakan di 44 desa, termasuk di Desa Cileunya.

Sementara Program P3-TGAI yang dikerjakan BBWS Cimanuk Cisanggarung sebanyak 429 lokasi yang tersebar di Kabupaten Majalengka, Indramayu, Sumedang, Garut, Cirebon, dan Kuningan Provinsi Jawa Barat, serta Kabupaten Brebes di Jawa Tengah.

Sebagaimana tercatat di data emonitoring Kementerian PUPR pada Rabu (22/9/2021), pukul 13.36 WIB, progres fisik seluruhnya mencapai 92,08 persen dengan menyerap 10.000 tenaga kerja atau setara 364.895 HOK.