News

Jansen: Kasihan Pak Sompie Karena Masiku Jadi Korban, Jika Ingin Melawan Saya Siap Jadi Lawyer


Jansen: Kasihan Pak Sompie Karena Masiku Jadi Korban, Jika Ingin Melawan Saya Siap Jadi Lawyer
Jansen Sitindaon (Twitter @jansen_jsp)

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrat, Jansen Sitindaon merasa kasihan kepada Ronny Sompie yang dicopot oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dari jabatannya sebagai Dirjen Imigrasi.

Pencopotan Ronny sebagai Dirjen Imigrasi terkait dengan keterlambatan pihak imigrasi mendeteksi kepulangan tersangka kasus dugaan suap yang menjerat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Harun Masiku ke Indonesia.

Harun bepergian ke luar negeri pada tanggal 6 Januari 2020, tepatnya dua hari sebelum Wahyu Setiawan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada tanggal 8 Januari. 

"Kasihan pak Sompie, karena Masiku jadi korban," kata Jansen melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (28/1/2020).

Jansen mengaku suka dengan sifat dan karakter Ronny Sompie, khususnya saat dia masih menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sejak jadi Kadiv Humas Polri dimasa pak @SBYudhoyono, saya suka dengan beliau. Beliau menurut saya adalah seorang "Jenderal Kawanua" yang rapi, tenang dan bersinar," tutur Jansen.

Bahkan, Jansen menawarkan dirinya sebagai pendaping hukum jika Ronny hendak melakukan perlawanan atas pencopotan tersebut. "Kalau misalnya pak Ronny mau "melawan" pencopotan ini, saya siap jadi lawyer bapak," kata Jansen. 

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan media Tempo, Harun Masiku sudah balik ke Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020, tepatnya sehari sebelum Wahyu ditangkap KPK. Temuan Tempo tersebut diperkuat dengan pengakuan istri Harun, Hildawati bahwa suaminya sudah balik ke Indonesia pada tanggal 7. 

Namun, sebelum temuan Tempo tersebut dirilis, Ditjen Imigrasi mengatakan bahwa harun masih berada di luar negeri. Bahkan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga mengatakan hal yang sama beberapa hari setelah Wahyu ditangkap. 

Belakangan, Ditjen Imigrasi meralat laporannya dan mengakui bahwa Harun sudah masuk ke tanah air sejak 7 Januari 2020. Hal itu disampaikan oleh Ronny sendiri sebagai Dirjen Imigrasi. Ia mengaku pihaknya terlambat mendapatkan informasi mengenai kepulangan Harun. 

Dian Rosmala

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu