Entertainment

Janin Tidak Berkembang, 5 Fakta Keguguran yang Dialami Annisa Pohan

Kabar duka datang dari artis sekaligus istri Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan


Janin Tidak Berkembang, 5 Fakta Keguguran yang Dialami Annisa Pohan
Fakta keguguran Annisa Pohan (Instagram/annisayudhoyono)

AKURAT.CO Kabar duka datang dari artis sekaligus istri Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan. Pasalnya, ia baru saja alami keguguran saat mengandung anak keduanya.

Kabar duka tersebut pun diumumkan Annisa Pohan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, belum lama ini. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Berikut beberapa faktanya.

1. Annisa Pohan sebelumnya pilih vakum dari media sosial setelah dipastikan hamil

Dalam unggahannya di Instagram, Annisa Pohan mengaku jika dirinya sempat vakum dari media sosial untuk beristirahat total. Hal tersebut ia lakukan untuk menghindari hal-hal yang bisa membuatnya stres.

baca juga:

"Banyak yang bertanya-tanya dan DM saya kenapa saya jarang terlihat belakangan ini, bahkan menutup whatsapp saya dan membukanya kalau penting saja," ungkap Annisa Pohan.

"Sebenarnya Alhamdulillah saya kemarin positif hamil sehingga istirahat total satu bulan lebih ini dan menghindari hal-hal yang membuat stress, berharap agar kehamilannya bisa sehat dan lancar.," lanjutnya.

2. Usia kehamilan Annisa Pohan tidak berkembang di usia 7 minggu

Namun, Annisa menyebut jika memasuki usia kehamilan 7 minggu, janinnya tidak berkembang dengan normal. Annisa pun meyakini jika kondisi tersebut merupakan takdir Tuhan yang harus ia terima.

"Namun Qadarullah, mungkin Allah punya rencana lain yang lebih baik. Kehamilan saya dinyatakan tidak berkembang di usia 7 minggu," ungkap Annisa Pohan.

3. Ukuran bayi terlalu kecil hingga tidak ada detak jantung

Tidak hanya tidak berkembang, janin Annisa Pohan pun disebut memiliki ukuran yang sangat kecil. Bahkan, menurutnya bayinya saat itu tidak memiliki detak jantung.

"Ukuran baby-nya terlalu kecil dan tidak ada detak jantungnya, sehingga tidak dapat dipertahankan," lanjutnya.

4. Janin Annisa Pohan terpaksa dikeluarkan

Mengetahui ada yang tidak beres dalam janinnya, Annisa pun kemudian mendapat saran dari dokter untuk segera mengeluarkan janinnya dengan sistem ERPOC, atau semacam kuret. Tindakan tersebut pun akhirnya dilakukan pada 2 Juli 2022 yang lalu.

"Saran dokter agar segera dikeluarkan dan dibersihan dengan sistem ERPOC (serupa dengan kuret bahasa umumnya), dan telah dilakukan kemarin 2 Juli 2022," ungkap Annisa Pohan.

5. Mengaku berat menerima keguguran setelah bertahun-tahun menanti buah hati

Annisa tidak memungkiri, keguguran yang dialaminya sempat membuatnya merasa terpukul. Terlebih, ia bersama sang suami sudah bertahun-tahun berikhtiar untuk mendapatkan momongan lagi.

"Bagi saya dan mas Agus yang telah bertahun-tahun ikhtiar untuk menambah keturunan, diberikan kesempatan untuk dapat positif hamil adalah anugerah yang luar biasa dari Allah. Dan ketika harus mengalami keguguran, tentu menjadi hal yang sangat berat untuk kami," tulis Annisa.

Namun, Annisa mengaku ikhlas dengan musibah yang ia alami. Terlebih, dukungan dari sang suami, AHY, dan sang putri, Almira, membuatnya kini semakin kuat menghadapi cobaan tersebut.

"Suami dan anak saya Almira yang senantiasa menemani, menyemangati, dan menghibur, masyaAllah dapat memberikan saya sedikit senyum dan tawa. Allhamdulillah. Saya mensyukuri banyak sekali hal yang telah diberikan Allah kepada saya," sambungnya.[]