Lifestyle

Jangan Takut! Meski Pernah Mastektomi, Masih Bisa Puaskan Pasangan

Bekas mastektomi membuat penyintas kanker payudara perempuan sudah menikah tidak percaya diri lagi, karena takut tidak bisa memuaskan suami


Jangan Takut! Meski Pernah Mastektomi, Masih Bisa Puaskan Pasangan
Ilustrasi hubungan intim (FREEPIK)

AKURAT.CO, Pembedahan atau operasi adalah salah satu pilihan pengobatan untuk kanker payudara. Dari berbagai pilihan operasi, mastektomi adalah yang paling umum direkomendasikan dokter.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, mastektomi merupakan prosedur yang dapat mengangkat hanya sebagian jaringan payudara atau keseluruhannya, tergantung kebutuhan.

Psikolog Klinis, Inez Kristanti, mengatakan, bekas proses mastektomi membuat penyintas kanker payudara perempuan, terutama yang sudah menikah, tidak percaya diri lagi.

"Masalah bekas mastektomi bisa menyebabkan masa psikologi yakni body image. Penyintas payudara merasa tidak percaya diri karena dirinya tidak bisa memuaskan suaminya karena kekurangannya, bekas mastektomi," ujar Inez Kristianti di Webinar Kanker Payudara dan Kesehatan Wanita, pada Sabtu, (16/10), yang dihadiri Akurat.co.

"Padahal belum tentu, loh! Bisa jadi justru suaminya menerima keadaannya," sambungnya. 

Tak hanya masalah bekas mastektomi, vagina yang lebih sering mengering karena penurunan hormon estrogen dan progesteron akibat proses penyembuhan kanker payudara dengan kemoterapi, bisa membuat seorang istri tidak percaya diri.  

Oleh karena itu, Inez menyarankan bagi seorang istri penyintas kanker payudara untuk melakukan komunikasi dahulu dengan pasangan pascamastektomi atau pengobatan kanker payudara lain, sebelum melakukan hubungan intim.

"Sebelum melakukan hubungan intim, keluarkan dulu semua unek-uneknya dan tanyakan pendapat pasangan mengenai kondisi kamu saat ini," katanya. 

"Namun, apabila kamu tidak mudah mengutarakan perasaan atau introvert, kamu bisa membuat jurnal kesehariaan yang berisi apa yang dirasakan dalam satu hari, buat jurnal secara runtut. Lalu, kasih ke suami agar suami tahu apa yang dirasakan," sambungnya. 

Sementara itu, Inez juga membagikan tips, bagaimana cara penyintas kanker payudara bisa memuaskan pasangan meski memiliki kekurangan di badannya.

"Yang memengaruhi hubungan intim itu kan otak, jadi buat otak merasa rileks dan nyaman dalam melakukan hubungan intim, pasti pasangan akan melakukannya," ucapnya.

Kalau tidak percaya diri dengan badan saat berhubunhan intim, bisa juga menggunakan pakaian yang bagus dan membuat suasana mendukung untuk melakukan hubungan intim. Kalau vagina kering, gunakan water base / lubricants," sambungnya.[]