Rahmah

Jangan Takut Gagal, ini Doa Terbaik untuk Masa Depan

Doa untuk masa depan terbaik Anda


Jangan Takut Gagal, ini Doa Terbaik untuk Masa Depan
Ilustrasi Doa buka puasa (freepik.com)

AKURAT.CO Disebutkan oleh Ibnu Abi Al-Dunya dalam kitab Al-Ridha ‘Anillah Biqadhaih, dari Hafsh bin Umar, dia berkata:

 نَظَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ سَيِّئِ الْهَيْئَةِ وقَالَ: مَا أَمْرُكَ؟ ومَا شَأْنُكَ؟، قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ يُهِمُّنِي مَا مَضَى مِنَ الدُّنْيَا إِذْ لَمْ أَصْنَعْ فِيهِ وَيُهِمُّنِي مَا بَقِيَ مِنْهَا كَيْفَ حَالِي؟ قَالَ: أنت مِنْ نَفْسِكِ فِي عَنَاءٍ قَالَ: ثُمَّ لَقِيَهُ بَعْدُ وَقَدْ حَسُنَتْ هَيْئَتُهُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَانِي آتٍ فِي الْمَنَامِ فَوَضَعَ كَفَّهُ بَيْنَ كَتِفَيَّ حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَهَا عَلَى قَلْبِي ثُمَّ قَالَ: قُلِ: اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي نَفْسًا مُطْمَئِنَّةً تُوقِنُ بِوَعْدِكَ وَتُسَلِّمُ لِأَمْرِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ فَوَاللَّهِ مَا يُهِمُّنِي شَيْئًا مَضَى وَلَا بَقِيَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: فَقَدْ رَأَيْتَ خَيْرًا فَالْزَمْ

 Artinya: "Rasulullah Saw melihat seseorang yang keadaannya memprihatinkan, lalu beliau bertanya; Apa masalahmu? Dia menjawab; Wahai Rasulullah, perkara yang telah berlalu selalu membuat aku risau jika aku tidak melakukannya, dan juga membuat aku risau sesuatu yang belum aku lakukan, bagaimana keadaanku ini? Rasulullah menjawab; Kamu dibuat payah oleh dirimu sendiri. Hafsh bin Umar berkata; Kemudian setelah itu, Rasulullah Saw bertemu lagi dan dia dalam keadaan gembira.

Lalu dia berkata; Wahai Rasulullah Saw tadi malam aku bermimpi bertemu seseorang, ia meletakkan tangannya di pundaknya sampai aku merasakan getaran dinginnya di hatiku, kemudian dia berkata; Ucapkanlah ‘Allohummarzuqnii nafsan muthmainnah tuuqina bi wa’dika wa tusallimu li amrika wa tardho bi qodhoo-ika’, maka demi Allah, perkara yang telah berlalu dan akan datang tidak membuat aku risau. Lalu Rasulullah Saw berkata; Sungguh kamu telah melihat kebaikan, maka teruskan."

Dari keterangan hadits di atas, maka doa yang dimaksud (doa ketika kita menakutkan kegagalan dan impikan cita-cita masa depan) adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي نَفْسًا مُطْمَئِنَّةً تُوقِنُ بِوَعْدِكَ وَتُسَلِّمُ لِأَمْرِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ

Allohummarzuqnii nafsan muthmainnah tuuqina bi wa’dika wa tusallimu li amrika wa tardho bi qodhoo-ika.

Artinya: "Ya Allah, berilah aku rizeki jiwa yang tenang, yang yakin terhadap janji-Mu, pasrah terhadap keputusan-Mu, dan ridha terhadap takdir-Mu." Amiin.[]