Lifestyle

Jangan Sembarangan, Kenali Bahaya Nitrogen Cair Pada Makanan

Jangan Sembarangan, Kenali Bahaya Nitrogen Cair Pada Makanan
Ilustrasi - Bahaya penggunaan nitrogen cair dalam makanan secara sembarangan (Unsplash/Albert Hu)

AKURAT.CO  Seorang bocah lima tahun berinisial AH di Ponorogo, Jawa Timur, mengalami luka bakar 30 persen akibat jajanan yang diolah dengan nitrogen cair. Insiden ini bermula kala AH bersama ayahnya Sutrisno (46) menonton pertunjukan Reog Ponorogo.

AH kemudian tertarik dengan jajanan Ice Smoke yang mengeluarkan banyak asap. Sutrisno pun membelikan jajanan seharga Rp20 ribu tersebut.

Menurut keterangan Sutrisno, api mendadak muncul dan langsung menyambar saat AH menerima jajanan tersebut.

baca juga:

"Baru lepas dari tangan penjualnya, dibawa anak saya, tiba-tiba keluar api langsung membakar anak saya," tutur Sutrisno kepada wartawan, dikutip AKURAT.CO, Kamis (14/7/2022). 

"Luka bakar 30 persen, paling parah di bagian mulut. Tapi saat ini kondisi pasien sudah stabil dan sudah mau makan," terangnya.

Melihat peristiwa ini, warganet pun sontak bertanya-tanya, apakah nitrogen boleh dan aman digunakan dalam makanan?

Nitrogen cair, yang mendidih titik minus 196 derajat Celsius, digunakan untuk banyak hal karena kemampuannya untuk menghasilkan suhu yang sangat rendah. Ini digunakan dalam dunia medis, ilmiah, industri, komersial, hingga kuliner. 

Dan sekarang, berkat inovasi dari beberapa chef ternama, penggunaan nitrogen cair pada makanan menjadi semakin umum, baik untuk membekukan makanan atau minuman secara instan atau sekedar menciptakan uap atau kabut saat terkena udara. 

Pada dasarnya, penggunaan nitrogen tidak boleh sembarangan. Sebelum masuk ke dunia kuliner, nitrogen cair tersimpan dengan aman di laboratorium. Selain itu, penanganan atau penggunaan nitrogen juga sangat hati-hati.