Lifestyle

Jangan Sembarangan, Ini Cara yang Benar Bersihkan Abu Vulkanik Di Rumah

Kamu jangan khawatir, ada banyak cara untuk membersihkan abu vulkanik di rumah dengan aman selepas terjadinya gunung yang erupsi


Jangan Sembarangan, Ini Cara yang Benar Bersihkan Abu Vulkanik Di Rumah
Ilustrasi abu vulkanik di halaman parkir rumah (daihatsu.co.id)

AKURAT.CO Setelah Gunung Semeru erupsi pada Sabtu lalu, 4 Desember 2021, beberapa gunung berapi di Indonesia mengalami peningkatan status. Bahkan ada yang meningkat menjadi level III atau level siaga.

Kamu tak hanya harus mengetahui bagaiman cara memitigasi bencana alam gunung meletus atau erupsi, seperti kejadian erupsi Gunung Semeru. 

Kamu juga harus mengetahui cara yang benar membersihkan rumah yang penuh dengan abu vulkanik, akibat erupsinya gunung berapi. 

Ini dilakukan, agar kamu tak menghirup abu vulkanik saat membersihkan rumah setelah terjadinya erupsi atau letusan. 

Dikutip dari laman National Geographic, dijelaskan bahwa abu vulkanik merupakan campuran batuan, mineral, dan partikel kaca yang keluar akibat letusan gunung berapi. 

Seperti diketahui, partikelnya sangat keras dan biasanya memiliki tepi bergerigi. Akibatnya, dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, paru-paru, serta masalah pernapasan.

Kamu jangan khawatir, ada banyak cara untuk membersihkan abu vulkanik di rumah dengan aman. 

Sebagaimana dilansir dari laman Spot PH, menurut U.S. Geological Survey, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melengkapi diri dengan perlengkapan pelindung diri yang tepat, seperti menggunakan masker N95.

Masker N95 dirancang untuk menyaring bahan berbahaya tetapi jika kamu tidak bisa mendapatkannya sekarang, kamu bisa menggunakan masker bedah, kain, atau sejenisnya.

Kendati demikian, masker selain masker N95 tidak akan berfungsi sebaik masker N95 bahkan membuat kamu rentan terhadap bahaya. Selain masker, lengkapi diri dengan sarung tangan dan kacamata.

Berikut hal yang harus dilakukan saat membersihkan abu vulkanik di rumah, seperti rekomendasi U.S. Geological Survey. 

  1. Kenakan masker, kaca mata dan sarung tangan kamu, sebelum mulai membersihkan rumah dari abu vulkanik
  2. Pastikan sirkulasi udara baik, dengan membuka semua pintu dan jendela sebelum kamu mulai membersihkan.
  3. Gunakan satu pintu masuk ke area rumah saat membersihkan, untuk memastikan penghuni tidak membawa abu ke ruangan yang sudah bersih.
  4. Gunakan kain atau spons yang dibasahi deterjen untuk  membersihkan permukaan kaca, enamel porselen, dan akrilik yang terkena abu vulkanik
  5. Gunakan juga penyedot debu untuk membersihkan laintai dari abu vulkanik. Namun, pastikan akhiri dengan mengelap lantai menggunakan kain basah yang sudah dicelupkan ke larutan deterjen.
  6. Hindari menggosok abu vulkanik secara berlebihan, karena partikel abu yang tajam dapat memotong serat kain lap atau menggores permukaan kaca dan sebagainya.
  7. Kain berlapis abu harus segera dibilas dengan air mengalir dan kemudian dicuci dengan hati-hati, atau dapat dibawa keluar rumah dan dipukul-pukul untuk menghilangkan abunya yang tajam.
  8. Gunakan deterjen ekstra untuk mencuci pakaian yang kotor karena abu. Cuci sedikit pakaian, gunakan banyak air sehingga pakaian memiliki ruang untuk bergerak bebas di dalam air
  9. Sikat atau kocok pakaian sebelum dicuci. Basahi endapan abu yang tebal di lantai yang keras dan masukkan ke dalam kantong. 
  10. Bersihkan komputer, TV, dan peralatan elektronik lkamu menggunakan penyedot debu. Cabut colokan sebelum melakukan proses pembersihan
  11. Bersihkan saluran masuk udara pada kulkas dan ganti filter AC. Bersihkan semua permukaan dengan meniupkan abu menggunakan dorongan angin dari penyedot debu.
  12. Kipas dan kompor juga harus dibersihkan secara menyeluruh, menggunakan kain basah yang sudah dilarutkan dengan deterjen. Jangan lupa untuk mengeringkannya.
  13. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari ruangan, yang sedang kamu dibersihkan.

Mulai sekarang, jika rumah kamu kotor terkena hembusan abu vulkanik, kamu sudah tahu bagaimana cara mebersihkannya.