Lifestyle

OMG! Diet Keto Bisa Sebabkan Penyakit Kronis

Diet keto kian populer karena efektif dalam membantu banyak orang menurunkan berat badan. Namun, studi terbaru menunjukkan bahaya dari diet keto


OMG! Diet Keto Bisa Sebabkan Penyakit Kronis
Bahaya diet keto (FREEPIK/ master1305)

AKURAT.CO, Diet keto kian populer karena efektif dalam membantu banyak orang menurunkan berat badan. Orang yang menjalani diet keto harus menjauhi makanan tinggi karbohidrat, dan hanya boleh mengonsumsi makanan tinggi lemak, seperti ikan, telur, produk susu, daging, minyak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran rendah karbohidrat.

Sayangnya, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa diet ini meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Para peneliti menyebutkan bahwa metode diet keto yang sangat membatasi asupan karbohidrat dan parameter waktu puasa dapat mempengaruhi bagaimana tubuh memetabolisme lemak.

Selain itu, tingginya asupan daging, keju, minyak, dan komponen utama lainnya dari diet keto, dikombinasikan dengan kurangnya nutrisi yang tepat dan seimbang, menghasilkan peningkatan risiko yang signifikan pada beberapa penyakit kronis umum.

"Kebanyakan individu, risiko diet keto mungkin lebih besar daripada manfaatnya," ujar penulis penelitian, dikutip Akurat.co dari Eat This, Not That pada Selasa, (14/9/2021).

Salah satu rekan penulis studi, Neal Barnard, MD, president of the Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM), profesor di Fakultas Kedokteran Universitas George Washington, menyatakan, makanan yang ditekankan pada diet keto adalah produk yang menyebabkan kanker usus besar, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Bahkan Barnard mengklaim diet ini juga bisa meningkatkan risiko Covid-19.

"Penelitian baru juga menunjukkan bahwa makanan yang sama ini meningkatkan risiko Covid-19 yang parah," tambah.

Studi ini mencantumkan penyakit ginjal kronis dan diabetes sebagai penyakit yang terkait dengan diet keto. Penulis juga mencatat bahwa diet keto dapat menyebabkan wanita hamil melahirkan anak dengan cacat tabung saraf otak dan tulang belakang.

Para peneliti menyarankan untuk banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang menyediakan mineral, antioksidan, dan nutrisi lain untuk membantu menangkis dampak negatif yang timbul dari diet ini. 

Adapun penelitian lain menyebut diet keto bisa menyebabkan malnutrisi, hipoglikemia, gangguan pencernaan, serta masalah kesehatan tulang. Jadi, jika kamu benar-benar ingin melakukan diet keto, sebaiknya konsultasikan dulu dengan ahli gizi atau dokter. Hindari melakukannya berdasarkan pengalaman orang lain.[]