Lifestyle

Jangan Sampai Terlambat! Kenali Gejala dan Penyebab Cerebral Palsy

Cerebral palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang


Jangan Sampai Terlambat! Kenali Gejala dan Penyebab Cerebral Palsy
Sukarelawan dari Jendela Cerebral Palsy bersama anak-anak penyandang lumpuh otak melakukan aksi solidaritas untuk memperingati Hari Cerebral Palsy Sedunia di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), Bundaran HI, Jakarta, Minggu (13/10/2019). Peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia yang jatuh pada tanggal 6 Oktober tersebut dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dan menggalang kepedulian bagi penyandang cerebral palsy atau lumpuh otak. Selain itu, dalam aksi solidaritas tersebut, masyarakat juga d (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Cerebral palsy (CP) adalah gangguan yang mempengaruhi gerakan tubuh, kontrol otot, koordinasi otot, tonus otot, refleks, postur dan keseimbangan.

Hal ini juga dapat memengaruhi keterampilan motorik halus, keterampilan motorik kasar, dan fungsi motorik mulut.

Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah. Sejak lahir hingga usia lima tahun, seorang anak harus mencapai tujuan gerakan, seperti berguling, duduk, berdiri, dan berjalan. Keterlambatan dalam mencapai tonggak gerakan ini bisa menjadi tanda cerebral palsy.

baca juga:

Jika bayi berusia lebih dari satu tahun dan tidak dapat berdiri tanpa dukungan atau merangkak, itu juga kemungkinan tanda-tanda cerebral palsy. Beberapa bayi didiagnosis dengan cerebral palsy, segera setelah lahir. Yang lain, tidak didiagnosis sampai bertahun-tahun kemudian.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri cerebral palsy, melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Senin (27/6/2022). 

Bayi berusia 3-6 bulan

  • Kepalanya lunglai/jatuh ketika kamu mengangkatnya saat dia berbaring telentang
  • Dia merasa kaku
  • Dia merasa floppy
  • Ketika digendong dalam pelukan, dia tampak meregangkan punggung dan lehernya, terus-menerus bertindak seolah-olah dia mendorong menjauh dari
  • Ketika mengangkatnya, kakinya menjadi kaku dan menyilang atau menggunting

Bayi berusia lebih dari 6 bulan

  • Dia tidak berguling ke kedua arah
  • Dia tidak bisa menyatukan tangannya
  • Dia kesulitan membawa tangannya ke mulutnya
  • Dia mengulurkan tangan hanya dengan satu tangan sambil tetap mengepalkan tangan lainnya

Bayi berusia lebih dari 10 bulan

  • Dia merangkak miring, mendorong dengan satu tangan dan kaki sambil menyeret tangan dan kaki yang berlawanan
  • Dia berguling-guling di pantatnya atau melompat berlutut, tetapi tidak merangkak dengan empat kaki

Apakah penyebab dari cerebral palsy

Cerebral palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Ini bisa terjadi sebelum lahir, selama kelahiran, atau segera setelah kelahiran. Dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui pasti. Meski begitu, ada beberapa hal yang dianggap menjadi faktor penyebab dari cerebral palsy, diantaranya: 

  • Mutasi gen dapat mengakibatkan kelainan genetik atau perbedaan perkembangan otak
  • Infeksi pada ibu, ini dapat memengaruhi janin yang sedang berkembang
  • Stroke janin, gangguan  suplai darah ke otak yang sedang berkembang
  • Pendarahan ke otak di dalam rahim atau saat bayi baru lahir
  • Infeksi bayi yang menyebabkan peradangan di dalam atau di sekitar otak
  • Cedera kepala traumatis pada bayi, seperti dari kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh atau kekerasan fisik
  • Kurangnya oksigen ke otak terkait dengan persalinan atau kelahiran yang sulit. Banyak orang mengira cerebral palsy terutama disebabkan oleh kekurangan oksigen selama proses kelahiran. Faktanya, kondisi ini hanya menyebabkan sejumlah kecil kasus cerebral palsy.

Melansir dari Mayo Clinic, jarang terjadi, cerebral palsy dapat disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi pada masa kanak-kanak.  Cegah cedera kepala dengan memberi anak car seat, helm sepeda, serta perlindungan di tempat tidur dan area lainnya.[]