Lifestyle

Jangan Panik, Atasi Keracunan Makanan dengan Ini

Apabila kamu mengalami keracunan makanan akibat makanan basi. Berikut ini makanan yang baik untuk dikonsumsi setelah mengalami keracunan makanan


Jangan Panik, Atasi Keracunan Makanan dengan Ini
Ilustrasi keracunan massal (AKURAT.CO/Hendrik Situmorang)

AKURAT.CO Keracunan makanan adalah hal yang umum terjadi, bahkan kasus keracunan makanan secara massal juga kerap terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan kondisi makanan yang hendak akan dikonsumsi. Jangan sampai Anda malah dengan lahapnya mengonsumsi makanan yang sudah basi.

Dilansir dari laman Universitas Airlangga, makanan basi adalah jenis makanan yang mengalami perubahan kondisi, sehingga terjadi penurunan kualitas dan kelayakan untuk dikonsumsi. Hal ini terjadi karena makanan yang disimpan dalam suhu rendah dan ada kemungkinkan bakteri berkembang serta merusak makanan. 

Walaupun konsumsi makanan basi tidak selalu menyebabkan gangguan kesehatan, keracunan makanan basi bisa terjadi jika kamu mengonsumsi makanan yang terkontaminasi patogen. Patogen yang menginfeksi makanan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit.

Gejala keracunan makanan basi yang paling umum adalah sakit perut, kepala pusing, kram perut, demam, diare, mual, dan muntah.  Untuk kondisi yang parah, keracunan makanan dapat menyebabkan dehidrasi karena banyaknya nutrisi dan cairan yang terbuang. 

Selain organ pencernaan, keracunan makanan basi juga dapat menginfeksi dan menimbulkan dampak buruk pada organ tubuh lainnya.

Apabila kamu atau orang di sekitar kamu mengalami keracunan makanan akibat makanan basi, kamu harus bergegas mengatasinya agar dampak buruk keracunan bisa diminimalisir.

Berikut ini makanan yang baik untuk dikonsumsi setelah mengalami keracunan makanan, yang dilansir dari laman Healthline.

Makanan hambar dan lembut

Setelah keracunan makanan, konsumsilah makanan hambar, rendah lemak dan rendah serat yang lembut saat dikonsumsi. 

Makanan berlemak lebih sulit dicerna oleh perut kamu, terutama saat keracunan. Oleh karena itu, hindari makanan berlemak untuk mencegah gangguan lebih lanjut.

Makanan hambar yang lembut di perut, antara lain, pisang, sereal, putih telur, jelly tanpa rasaselai kacang dan nasi.

Air jahe

Saat keracunan makanan, penting bagi tubuh kamu untuk mengikuti reaksi alaminya dan membersihkan saluran pencernaan untuk menyingkirkan bakteri berbahaya. 

Saat gejala keracunan mencapai puncaknya, kamu dianjurkan mencoba minum teh jahe. Sebab, jahe dikenal dapat menenangkan perut.

Air kelapa muda

Apabila gejala-gejala keracunan sangat menganggu, segera minum air kelapa muda. Minum air kelapa muda terbukti memiliki khasiat sebagai penawar dan pengurai zat beracun.

Teh atau yogurt

Untuk mengobati keracunan makanan, makanan yang dapat dikonsumsi yaitu dengan minum teh dan yogurt. Sebab, mengandung senyawa antibakteri dan antimikroba yang bisa melawan bakteri penyebab keracunan.[]