Ekonomi

Jangan Ngegas Dulu, Intip Nih Tips Sakti Bantu Pasanganmu Keluar dari Kebiasaan Boros!

Di balik semua sifat baik dan kelebihan pasangan, tentu akan selalu ada kekurangan yang menyertainya salah satunya sifat boros


Jangan Ngegas Dulu, Intip Nih Tips Sakti Bantu Pasanganmu Keluar dari Kebiasaan Boros!
Ilustrasi mengatasi kebiasan keuangan pasangan yang boros (Pexels)

AKURAT.CO Di balik semua sifat baik dan kelebihan pasangan, tentu akan selalu ada kekurangan yang menyertainya salah satunya sifat boros.

Tak jarang, kamu akan gemas dibuatnya ketika melihat banyak kantong belanjaan yang dibawa sepulang dari mall, atau kiriman paket yang datang tanpa henti dari belanja online.

Jangan khawatir, kamu bisa lakukan beberapa hal ini untuk menghadapi pasangan yang boros yang dikutip dari berbagai sumber.

1.Diskusikan rencana keuangan bersama pasangan dengan rutin

Langkah pertama untuk mengatasi pasangan yang boros adalah dengan merencanakan anggaran keuangan. Kamu perlu mengajak pasanganmu berdiskusi tentang bagaimana perencanaan belanja yang tepat dalam setiap waktu tertentu.

Tujuannya yaitu untuk mengalokasikan uang dengan terarah serta membatasi setiap pengeluaran baik untuk keperluan pribadi maupun keluarga.

2.Buat perencanaan keuangan

Alasan terbesar mengapa seseorang bisa sangat boros biasanya karena tidak memiliki anggaran pengeluaran dan pemasukan yang rinci. Akibatnya, ia jadi kurang mempertimbangkan jumlah pengeluaran yang sesuai dengan pemasukannya.

Bantu pasangan membuat perincian mulai dari hal yang kecil hingga besar, meliputi uang makan, uang bensin atau ongkos untuk ke kantor, uang belanja keperluan rumah tangga, sampai uang untuk kebutuhan penting lainnya.

Jangan lupa, sisihkan beberapa persen dari pendapatan untuk mengisi tabungan jangka panjang. Setelah itu, rutinlah mencatat berapa pengeluaran harian beserta keterangannya.

3.Buat rekening khusus belanja

Solusi selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah membuat rekening terpisah untuk belanja dan bersenang-senang. Rekening tersebut bisa digunakan oleh pasangan kamu yang memiliki kebiasaan menghabiskan uang secara berlebihan.

Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah pasangan menggunakan uang untuk membayar tagihan bulanan, cicilan kendaraan, sampai untuk investasi. Itu artinya saat uang di dalam rekening tersebut habis, pasangan harus mau menunggu sampai hari gajian selanjutnya untuk bisa menghabiskan lagi.

4.Sisihkan lebih banyak untuk investasi jangka panjang

Kamu juga bisa mengirimkan lebih banyak uang yang dihasilkan ke dalam rekening pensiun, tabungan, atau investasi.

Pasangan kamu tentu saja tidak akan sempat untuk memboroskan uang, jika sudah ada di dalam rekening terpisah.

5.Jangan segan menegur dan buat kesepakatan

Perubahan memang bukanlah hal yang mudah, apalagi menyangkut keuangan. Itu sebabnya, sesekali kamu mungkin akan mendapati pasangan masih sulit menahan sifat borosnya. Entah itu kalap berbelanja ketika ada diskon, atau menggunakan uang sampai melebihi batas anggaran yang telah dibuat.

Hal ini wajar terjadi di awal proses perubahan. Sebagai pasangan yang baik, tetap dampingi dan jangan segan untuk mengingatkannya ketika sudah dirasa berlebihan dalam menggunakan dana bulanan.

Alangkah lebih baiknya lagi, jika kamu berdua mau sama-sama menerapkan hukuman saat sengaja atau tanpa sengaja melanggar aturan. Hukuman yang dibuat pun sebaiknya masih berhubungan seputar keuangan.

Ambil contoh, seperti mengurangi jatah belanja di bulan berikutnya demi mengganti kelebihan pengeluaran di bulan ini. Jika terus diterapkan dengan disiplin, cara ini lama-lama dapat membantu membatasi keinginan belanja yang berlebihan.[]