Lifestyle

Jangan Ngaku Penggemar Pempek Kalau Belum Tahu Sejarahnya!


Jangan Ngaku Penggemar Pempek Kalau Belum Tahu Sejarahnya!
Pempek, Kuliner Khas Palembang, Sumatera Selatan (Instagram/lysa_tangkulung)

AKURAT.CO Pasti kalian sudah tak asing dengan kuliner yang satu ini. Makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia ini menjadi salah satu kuliner yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Palembang. Ya! Pempek namanya.

Sebelum lebih lebih jauh mengenal cita rasa pempek, apakah Anda tahu sejarah makanan ini?

Kuliner ikonik di Palembang sebenarnya sudah ada sejak lama. Tak hanya di Palembang, berada kota di Sumatera juga memproduksi makanan yang mengunakan bahan dasar tepung tapioka ini.

Menurut sejarah, pempek masuk ke Palembang sejak abad ke-16 pada masa perantauan China. Namun, menurut cerita rakyat, dahulu kala ada seorang 'apek' (sebutan lelaki tua keturuan China) yang berusia sekitar 65 tahun tinggal di daerah Perakitan di dekat Sungai Musi.

Apek memiliki keseharian menangkap ikan di Sungai Musi. Hasil tangkapnya banyak dan hanya ia goreng saja. Untuk mengolah dan membuat awet banyaknya tangkapan ikan tersebut, kemudian ia mencampurnya dengan tepung tapioka. Alhasil, percobaan mencampur tepung tapioka dengan ikan itu berhasil. Ikan yang sudah ditangkap pun tetap bisa dikonsumsi meski disimpan lama. Rasanya pun enak.

Dari situ Apek mencoba untuk menjual makanan buatannya tersebut keliling kota. Karena menggunakan sepeda, ia sering dipanggil dengan sebutan 'pek apek'. Nah, dari panggilan itulan nama pempek berawal.

Sekedar infromasi, dahulu ikan yang digunakan untuk pempek menggunakan ikan belida. Tetapi, ikan tersebut sudah jarang ditemui dan mulai langka. Karena itu, masyarakat mengakali bahan pempek dengan berbagai jenis ikan lainnya seperti ikan tenggiri, kakap merah hingga ekor kuning.