Ekonomi

Jangan Menyerah Sehatkan Bisnismu yang Mati Suri, Cek Nih Kiat Nyatanya!

Mengelola bisnis sendiri sudah barang tentu menjadi impian banyak orang, baik mereka yang belum masuk dunia kerja atau yang bekerja sekalipun


Jangan Menyerah Sehatkan Bisnismu yang Mati Suri, Cek Nih Kiat Nyatanya!
Ilustrasi bisnis stagnan atau lesu (ISTIMEWA )

AKURAT.CO Mengelola bisnis sendiri sudah barang tentu menjadi impian banyak orang. Baik mereka yang belum memasuki dunia kerja, maupun yang sudah bekerja sekalipun.

Kendati demikian, mengelola bisnis bukan perkara mudah. Dalam perjalanannya, kamu akan sering menemui banyak halangan. Salah satu permasalahan yang pasti dihadapi oleh setiap pebisnis adalah kondisi bisnis yang tidak stabil.

Ketidakstabilan dalam bisnis membuat penjualan mulai sepi dan omzet menurun. Jika berlangsung dalam kurun waktu yang lama, tentu kamu akan mengalami kerugian yang besar.

Ditambah kondisi pandemi seperti saat ini mendorong masyarakat untuk mengurangi pengeluaran mereka. Jadi sebagai pengusaha kamu harus pintar bersiasat.

Tenang, tak perlu panik kalau bisnismu mulai lesu. Segera tangani permasalahan dalam bisnismu.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyehatkan kembali kondisi bisnis yang stagnan atau lesu. Berikut tipsnya!

1. Evaluasi

Untuk mengetahui sumber masalah, mulailah dengan mengevaluasi bisnis secara rutin dan berkala, misalnya seminggu atau sebulan sekali. Catat setiap keputusan dan aktivitas yang berhubungan dengan bisnis yang kamu jalankan. Apakah ada yang salah dengan kebijakan yang kamu inisiasi, atau apakah ada organ bisnis yang memang tidak sesuai?

2. Identifikasi masalah

Langkah berikutnya setelah mengevaluasi, kamu bisa lanjutkan dengan mengidentifikasi masalah yang ada dalam bisnismu. Lakukan analisa terhadap permasalahan yang mengakibatkan stagnasi baik dari faktor eksternal maupun internal. Hal ini penting untuk Anda lakukan agar dapat merancang solusi terbaik untuk mengatasinya.

3. Kaji ulang strategi bisnis

Pelajari kembali strategi promosi dan pemasaran yang kamu terapkan. Analisis kelemahannya sehingga mengakibatkan bisnis kamu menjadi lesu.

Lalu, perbaiki kekurangan dan buatlah strategi yang baru. Kamu harus berani melakukan gebrakan untuk menciptakan perubahan dalam bisnis kamu.

Selain itu, pelajari juga strategi bisnis yang diterapkan kompetitor. Sehingga kamu memahami trik pesaing kamu bisa merancang strategi yang lebih jitu untuk melawannya.

4. Fokus pada produk yang diminati

Saat bisnis sedang lesu, kebutuhan konsumen cenderung tidak berubah. Hanya saja, daya belinya yang jadi menurun. Misalnya, dari yang biasanya membeli dua, kini hanya membeli satu.

Bagi kamu yang menjual beragam jenis produk, kamu bisa fokus dulu memasarkan produk yang paling diminati pasar. Karena produk tersebut yang lebih berpotensi untuk cepat terjual.

Dengan begitu, pemasukan akan terus terjadi dan arus kas tetap lancar. Kelangsungan bisnis kamu menjadi aman di tengah kelesuan bisnis.

5. Man-power yang tepat

Kalau situasi semakin genting dan hampir tak tertolong, coba review kembali apakah permasalah yang timbul disebabkan kondisi internal yang tidak mendukung atau bukan. Kalau memang demikian, cobalah untuk merestorasi internal bisnis dengan mendatangkan man-power yang lebih baik.

6. Buka akun media sosial

Media sosial biasanya punya fitur akun bisnis. Keuntungan dari akun bisnis adalah kamu bisa mengetahui pergerakan usahamu, mulai dari jumlah penambahn pengikut, interaksi antar akun, hingga seberapa sering produkmu disebut.

Kalau seandainya tidak ada peningkatan pengikut, berarti kamu harus menambah konten-konten yang menarik. Inti dari penggunaan media sosial sebagai promosi adalah menyediakan visualisasi yang baik. Perhatikan pencahayaan dan fokus objek.

7. Gencarkan Promo dan Diskon

Kalau penjualan sedang turun coba taktik promo dan diskon, misal beli dua gratis satu atau diskon hingga 50. Tentu dengan begitu banyak orang yang akan tertarik, pastikan untuk menggunakan foto yang baik ya.

Kalau sudah, minta para konsumen untuk memberikan testimoni, atau minta juga untuk mengunggah foto produk di media sosial dengan tagging ke akun bisnismu.

Gunakan testimoni tersebut sebagai konten di akunmu, sehingg akan semakin banyak calon pelanggan yang tertarik. Kamujuga bisa melakukan repost dari testimoni pelanggan juga.

Nah, itu dia hal-hal yang bisa kamu lakukan apabila bisnis yang kamu geluti saat ini sedang stagnan. Selamat mencoba dan yang terpenting adalah tidak berhenti berusaha dan melakukan inovasi.[]