Lifestyle

Dari Kisah Felicia Tissue, Berikut 5 Cara Putus dengan Dewasa

Mengakhiri hubungan alias putus tentu tidak mudah. Meski begitu ada cara yang dewasa untuk melakukannya.


Dari Kisah Felicia Tissue, Berikut 5 Cara Putus dengan Dewasa
Cara putus dari pasangan

AKURAT.CO, Setelah cukup lama bungkam terkait hubungan asmaranya yang kandas dengan Kaesang Pangarep, Felicia Tissue kini buka suara. Dalam video bertajuk The Revelation itu, Felicia Tissue memberanikan diri bicara di publik, mencurahkan isi hatinya. Dalam salah satu pernyataannya, Felicia mengatakan bahwa Kaesang telah mengungkapkan keinginan untuk meminta restu kepada keluarga kedua belah pihak untuk menikah dengannya. 

Sayangnya, dua minggu setelah keinginan tersebut disampaikan, Kaesang malah menghilang. Bahkan putra bungsu Jokowi itu memutuskan semua kontak dengan Felicia. 

"Pada akhir Desember 2020 putra beliau menelepon dan mengatakan secara langsung kepada saya keinginan untuk menikah dan memberitahukannya kepada Bapak Jokowi, putra beliau pun sudah meminta restu kepada orangtua saya. Dua minggu kemudian, putra beliau menghilang dan memblokir seluruh kontak selular walaupun saya sangat terpukul, saya menegarkan diri," tambah Felicia Tissue.

Ya, mengakhiri suatu hubungan akan selalu menjadi perbincangan yang penuh emosi bahkan menguras tenaga. Alhasil kamu tak jarang memilih cara-cara yang kurang tepat yang bisa membuat dia lebih sakit hati, bahkan menciptakan drama. 

Terlepas dari siapa yang benar dan salah dalam hubungan Kaesang dan Felicia ini, sebenarnya ada cara yang lebih baik bila ingin mengakhiri sebuah hubungan. 

Jika kamu ingin putus cinta, lakukanlah secara baik-baik dan dewasa. Berikut Akurat.co rangkum cara memutuskan hubungan dengan dewasa, dirangkum dari  berbagai sumber : 

Lakukan secara langsung

Memutuskan hubungan chat atau telepon hanya menunjukkan betapa tidak dewasanya kamu dalam menghadapi konflik. Selain itu, cara ini pun dinilai kurang sopan. Ingatlah, dia perlu mengetahui alasanmu putus kalian secara langsung dengan tatap muka. Namun, jika dia berpotensi melakukan kekerasan, sebaiknya pilih tempat umum agar lebih aman. 

Apabila kamu sedang LDR, minimal putuskan dia lewat telepon atau video call. Jika kamu hanya melakukannya lewat chat,tentu akan menimbulkan perasaan yang lebih buruk untuk dia. 

Hindari menghilang begitu saja

Pergi begitu saja adalah cara paling pengecut untuk memutuskan hubungan asmara. Bersikaplah dewasa, datangi dia dan katakan jika kamu memang sudah tidak bisa melanjutkan hubungan dengannya. Beri dia alasan, penjelasan dan kepastiabn bahwa kamu memang sudah tidak bisa bersama dengannya. 

Ini memang terdengar jahat dan berpotensi menimbulkan drama, namun ini adalah cara orang dewasa untuk putus. Nah, jika kamu masih bovah mungkin kamu bisa pergi begitu saja. 

Sampaikan dengan tegas

Jangan memberinya harapan palus dengan mengatakan "ingin istirahat (break)". Itu hanya akan semakin melukai perasaannya. Katakan dengan tegas bahwa kamu ingin putus. Saat mengungkapkannya, sebaiknya kamu tidak terlalu banyak memberikan penjelasan yang terlalu detail. Dalam melakukan ini, kamu hanya perlu melakukannya dengan tegas dan sopan. 

Dengarkan sudut pandangnya

Setelah menjelaskan alasan kamu mengakhiri hubungan, dengarkan sudut pandang atau pendapatnya. Ini menunjukkan kamu menghormatinya dan mau mendengarkan argumennya. Dia juga akan merasa dihargai jika kamu bersedia mendengarkan alasan atau pendapat yang kemungkinan besar bertentangan dengan keinginanmu untuk putus. 

Keputusanmu untuk mengakhiri hubungan biasanya akan membuat dia kaget. Sehingga mungkin dia akan memberikan argumen bantahan atas alasan-alasan yang kamu berikan. Dalam hal ini, kamu harus tetap tenang dan tidak emosional. Cobalah untuk memberikan penjelasan yang bisa diterima olehnya. Yakinkan dia bahwa kamu memang sudah tidak bisa menjalani hubungan dengannya. 

Jangan menyalahkan

Jika dia berselingkuh, dia sudah tahu dia kacau. Bahkan jika perselingkuhan bukanlah masalah, menyalahkan dia tidak akan membuatnya ingin mendengarkan Anda. Cobalah berfokus pada pengalaman dan emosi Anda sendiri menggunakan kalimat yang dimulai dengan "Saya merasa ..." atau "Penting bagi saya bahwa ...".

Cara terakhir untuk putus secara dewasa adalah hindari menyalahkan dan membuat dia seperti orang jahat. Meskipun dia selingkuh sekalipun, jangan membuatnya menjadi orang yang sangat buruk dan tak termaafkan. Ingatlah, kamu pun pasti juga pernah membuat kesalahan yang turut berkontribusi dalam ketidakharmonisan hubungan kalian. 

 Oleh sebab itu, kamu tidak bisa memojokkannya dan menyebutnya sebagai penyebab hubungan kalian hancur dan renggang.  Alih-alih menyalahkan orang lain, kamu harus fokus pada emosi kamu sendiri. Dan ingat, jangan lupa untuk introspeksi diri juga. 

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co