Ekonomi

Jangan Main-main! PPN Sembako Bisa Buat Kemiskinan Melonjak

rencana pemerintah menarik pajak kebutuhan pokok atau PPN sembako bakal memicu dampak buruk.


Jangan Main-main! PPN Sembako Bisa Buat Kemiskinan Melonjak
Warga saat melakukan aktivitas di bantalan rel kereta api jurusan Tangerang-Duri kawasan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (5/6/2020). Center for Indonesian Policy Studies atau CIPS memperkirakan jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga 8,5 juta jiwa tahun ini akibat pandemi corona. Pasalnya, berbagai upaya pembatasan untuk menghentikan penularan virus telah menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat signifikan. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Institute for Development on Economics and Finance (Indef) mengatakan rencana pemerintah menarik pajak kebutuhan pokok atau PPN sembako bakal memicu dampak buruk.

Peniliti Indef Riza A Purnama mengatkan PPN sembako bakal memberikan dampak pada kenaikan pada barang-barang sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat, yang berkontribusi pada kemiskinan.

"Hal ini berpotensi memberikan dampak pada kenaikan barang-barang. Dan  kedua adalah batas garis kemiskinan dapat  naik jika tidak dilakukan dengan hati-hati," ujar Riza dalam webinar Indef Selasa (14/9/2021).

Meski pemerintah mengatakan bakal menyasar sembako yang dikonsumsi kelas menengah ke atas, namun Riza mengkhawatirkan tetap berdampak pada masyarakat menengah ke bawah.

Ia mengatakan saat ini barang yang dikonsumsi kelas menengah ke atas masih kabur. Untuk itu masih ada potensi bahwa barang yang dikonsumsi kelas bawah juga akan kena, sehingga turut berdampak pada daya beli.

"Perubahan pada UU menunjukan perluasan sektor atas BKP/JKP. Hal ini berpotensi memberikan dampak pada kenaikan barang-barang. Untuk bahan pangan ini dapat mempengaruhi inflasi pada volatile food dan kemiskinan bakal naik," ucapnya.

Ia juga mengatakan terdapat potensi kendala pada rencana skema pemberian subsisi atas barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat banyak. Seperti barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan dan jasa kesehatan. Hal ini terutama berakitan dengan akurasi data dan mekanisme pemberian subsidi.

Untuk itu mekanisme pemilihan barang kebutuhan pokok tertentu yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.

Di waktu yang sama peneliti Center of Food, Energy and Sustainable Development Indef, Rusli Abdullah mengatakan pengenaan PPN sembako di tengah pandemi ini dapat memicu kenaikan inflasi.