Lifestyle

Jangan Langsung Marah, Ini Respon yang Tepat Saat Anak Berkata Kotor

Saat anak berkata katar dan kotor, Mom tidak boleh marah dan bereaksi berlebihan. Berikut adalah beberapa respon orang tua saat anak berkata kotor


Jangan Langsung Marah, Ini Respon yang Tepat Saat Anak Berkata Kotor
Ilustrasi anak berkata kasar (SAVVYMOM.CA)

AKURAT.CO  Bagaimana anak kecil belajar mengumpat atau berkata kotor? Mungkin pertanyaan itu akan muncul di kepala Mom kala mendapati anak kotor.

Anak-anak belajar kata-kata kotor atau kasar dari berbagai sumber, luar maupun dalam rumah. Anak mungkin belajar kata-kata makian dari orang tuanya. Paparan kata-kata kotor di media juga dapat menyebabkan peningkatan umpatan pada anak. Seiring bertambahnya usia anak-anak, teman, kenalan bahkan tetangga akan memengaruhi pilihan kata-kata mereka juga.

Timothy Jay, seorang profesor psikologi, mengatakan bahwa anak-anak kini sudah belajar mengumpat sejak usia dini. Hal ini dinilainya tidak terlalu mengejutkan mengingat penggunaan umpatan di kalangan orang dewasa dan media juga meningkat. 

baca juga:

“Kami menemukan bahwa sumpah serapah benar-benar terjadi antara (usia) tiga dan empat tahun," ujar Jay, dikutip AKURAT.CO pada Kamis (19/8/2021). 

Pada saat anak berkata kotor, Mom tidak boleh langsung marah. Pasalnya, anak kemungkinan besar tidak mengerti arti dari kata-kata kotor tersebut. 

Berikut ini adalah beberapa alasan anak berkata kotor: 

Eksperimen

Anak-anak biasanya hanya mengulangi apa yang mereka dengar dan melihat bagaimana respon orang-orang di sekitar. Biasanya melalui respon ini anak-anak menjadi mengerti apa arti kata-kata itu.

Mencari perhatian