Lifestyle

Jangan Khawatir Bun, Trauma Melahirkan Bisa Diobati

Sebenarnya tidak perlu khawatir karena gejala trauma melahirkan atau trauma persalinan dapat disembuhkan


Jangan Khawatir Bun, Trauma Melahirkan Bisa Diobati
Ilustrasi ibu setelah melahirkan (Sharon McCutcheon)

AKURAT.CO PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma adalah gangguan kesehatan jiwa berupa kecemasan yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang tidak menyenangkan.

Peristiwa traumatis yang dapat memicu PTSD antara lain perang, kecelakaan, bencana alam dan pelecehan seksual. Selain itu proses persalinan bisa membuat seorang Bunda mengalami PTSD.

Sebab, bagi beberapa orangtua, khususnya Bunda yang baru menjadi ibu, ada tantangan tersendiri yang mungkin terjadi di masa pascamelahirkan yakni trauma melahirkan. 

Trauma melahirkan adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa menakutkan, entah dikarenakan mengalaminya atau menyaksikannya secara langsung. Istilah medis dari trauma melahirkan ini adalah postpartum post-traumatic stress disorder (PTSD) alias Postpartum PTSD. 

Sebenarnya tidak perlu khawatir karena gejala trauma melahirkan atau trauma persalinan dapat disembuhkan. Trauma setelah melahirkan bersifat sementara dan dapat diobati.

Hanya saja, perlu usaha berupa perawatan yang tepat, agar pengobatan bisa berjalan lancar sehingga peristiwa traumatis tidak lagi membawa ingatan buruk bagi kamu. Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara mengatasi trauma melahirkan adalah sebagai berikut:

Berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental

Jika Anda mengalami trauma pascamelahirkan, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau terapis saat muncul gejala.

Biasanya, dokter atau psikoterapis mungkin menyarankan seseorang menjalani cognitive behavioral therapy (CBT) maupun eye movement desensitization and reprocessing (EMDR). Terapi EMDR bertujuan untuk mengganti emosi negatif yang melekat akibat trauma melahirkan dengan pikiran dan perasaan positif.