Lifestyle

Berhenti Merokok, Jangan Cuma Andalkan Permen

Banyak orang menyarankan untuk  mengonsumsi permen isap atau mengunyah permen karet. Namun, kamu harus memastikan permennya tidak mengandung gula.


Berhenti Merokok, Jangan Cuma Andalkan Permen
Ilustrasi - Permen untuk membantu berhenti merokok (FREEPIK/azerbaijan-stockers)

AKURAT.CO, Kebiasaan merokok berbahaya untuk kesehatan. Merokok menyebabkan penyakit dan kecacatan dan membahayakan hampir setiap organ tubuh.

Melansir laman resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), merokok menyebabkan kanker, penyakit jantung, stroke, penyakit paru-paru, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yang meliputi emfisema dan bronkitis kronis.

Merokok juga meningkatkan risiko tuberkulosis, penyakit mata tertentu, dan masalah sistem kekebalan tubuh, termasuk rheumatoid arthritis.

Perokok yang menyadari risiko kesehatan ini mungkin akan mulai berhenti merokok. Sayangnya, kebiasaan merokok sulit dihentikan. Banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi permen isap atau mengunyah permen karet. 

Mengonsumsi permen memang bisa membantu untuk berhenti merokok, namun ini tidak bisa menghilangkan rasa ketergantungan terhadap nikotin. 

"Permen mungkin tidak bisa menggantikan," jelas Dr. Erlang Samoedro, SpP, FISR, dikutip AKURAT.CO pada Selasa, (28/9/2021).

Hal yang sama juga pernah diungkapkan oleh Dokter spesialis kejiwaan, Tribowo Ginting. Dokter Tribowo menjelaskan bahwa permen hanya menghilangkan rasa ingin merokok. 

"Mengunyah permen lebih pada salah satu bentuk terapi untuk tidak merokok, tapi dia tidak menghilangkan rasa ketergantungannya. Dia juga tak bisa menahan keinginan merokok ketika berada di lingkungan atau kelompok perokok," katanya. 

Berhenti merokok dengan bantuan permen memang cukup gampang. Namun, kamu wajib memperhatikan kandungan gulanya. Terlalu sering makan permen apalagi sampai kecanduan, bisa menyebabkan asupan gula harian di dalam tubuh meningkat.

Kondisi ini tentu saja tidak baik, sebab menyebabkan kamu rentan terkena berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes dan obesitas. Jadi, pilihlah permen yang tidak mengandung gula. 

Kamu mungkin kesulitan menemukan permen yang benar-benar tidak mengandung gula. Nah, alih-alih mengonsumsi permen, kamu disarankan mencoba makanan/minuman yang lebih sehat, seperti buah dan sayuran, kayu manis, jahe, teh ginseng (tanpa gula) dan yogurt. 

Mengandalkan makanan saja tentu tidak bisa membuatmu berhenti merokok. Dibutuhkan tekad dan dukungan dari orang-orang sekitar untuk mengubah kebiasaan tersebut. 

Berikut beberapa tips untuk menghentikan kebiasaan merokok: 

  • Hindari pemicu kebiasaan merokok, seperti berkumpul dengan perokok dan menghilangkan bau asap rokok di rumah.
  • Ganti kebiasaan merokok setelah makan dengan menyikat gigi.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Mengelola stres.
  • Bergabung dengan komunitas.
  • Minta bantuan tenaga kesehatan.[]