Tech

Jangan Diabaikan, Ini Risiko Membonceng Anak di Jok Depan Motor

Selain membawa muatan berlebihan, tindakan membonceng anak di depan juga sering dilakukan pengendara.


Jangan Diabaikan, Ini Risiko Membonceng Anak di Jok Depan Motor
Ilustrasi - Membonceng anak di jok depan motor. (autofun.co.id)

AKURAT.CO Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat. Seperti yang sudah diketahui, kendaraan roda dua ini sebenarnya dirancang hanya untuk dua orang penumpang. Sayangnya, sebagian orang masih memaksakan untuk membawa lebih dari dua penumpang.

Selain membawa penumpang lebih dari dua orang, sepeda motor juga kerapkali digunakan untuk membonceng anak kecil di bagian depan. Tindakan ini seolah sudah menjadi hal umum, sehingga sering dilakukan pengendara. Padahal, membonceng anak di bagian depan baik sekadar perjalanan dekat, apalagi jauh tentunya memiliki risiko yang fatal.

Selain berbahaya bagi si anak, posisi membonceng di depan juga berbahaya bagi pengendara itu sendiri. Oleh karenanya, saat hendak membonceng anak di bagian depan, sebaiknya diperkirakan ulang mengingat bahayanya yang siap mengintai.

baca juga:

Melansir dari laman Wahan Honda, berikut ini risiko membonceng anak di jok depan motor.

1. Terpapar langsung oleh angin kencang

Membonceng anak di jok depan akan membuat anak terpapar angin kencang. Mengingat pengendara saja menggunakan rompi atau jaket untuk menghalau angin, jangan sampai anak yang dibonceng di depan justru jadi mengganti fungsi jaket tersebut. Mengingat angin kencang berpotensi membuat anak rentan terserang penyakit.

2. Anak tidak bisa berpegang erat

Bahaya yang mengintai berikutnya adalah anak tidak dapat berpegangan erat di bagian apapun pada motor. Pasalnya di depan, tidak ada bagian khusus pada motor yang memang tersedia untuk menjadi pegangan anak.

3. Posisi anak dapat mengganggu pengendara