Ekonomi

Jangan Deg-degan! Simak Yuk Tips Sukses Memulai Usaha dari Rumah Kala Pandemi

Pada masa pandemi ini, apakah mimpi kamu untuk memulai usaha semakin menjadi-jadi?


Jangan Deg-degan! Simak Yuk Tips Sukses Memulai Usaha dari Rumah Kala Pandemi
Ilustrasi cara sukses memulai usaha dari rumah (Smarthome)

AKURAT.CO Pada masa pandemi ini, apakah mimpi kamu untuk memulai usaha semakin menjadi-jadi? Itu bagus, karena semua usaha itu dari mimpi tentu kamu akan menyusun rencana untuk mewujudkannya.

Memulai usaha memang gampang-gampang susah tapi dengan kedisiplinan dan tekad yang kuat tentu bukan tak mungkin semua itu akan berhasil. Karena ada yang bilang jangan pernah berhenti untuk bermimpi karena mimpi itu bisa jadi kenyataan.

Karena namanya memulai usaha dan menjalankan usaha sudah pasti akan ada pasang surutnya. Tapi bukan berarti kamu harus menyerah hingga enggak berani untuk memulai usaha loh!

Kalau mau menggapai kesuksesan semuanya butuh proses, kamu harus berani jatuh bangun dulu untuk mencapai kesuksesan itu. Jangan deh, kamu udah kalah duluan sebelum berperang. Ayo tetap semangat dan optimis untuk memulai usaha dan sukses dari nol.

Kendati enggak bisa dipungkiri nih, banyak orang yang ingin memulai usaha dari rumah tapi bingung mulainya dari mana?

Melansir laman Instagram Perencana Keuangan Prita Ghozie, yuk mari coba simak tips sukses untuk memulai usaha dari rumah berikut ini:

1. Pilih usaha sesuai minat dan kemampuan.

Passion only then money will follow? Enggak cukup. Kita perlu menggali minat dan kemampuan kamu sebagai basis untuk memulai usaha.

Karena kamu harus membuat uang yang bekerja untuk kamu. Jangan kamu terus yang bekerja untuk uang.

Orang-orang seperti Bill Gates dan Warren Buffett, selain aktif dalam dunia filantropis juga rajin investasi dalam membeli dan membaca buku. Uang bukanlah hal utama untuk diwariskan, karena harganya tergantung dari bagaimana kamu meraihnya.

Karena orang kaya itu pasti tidak cuma punya satu keran penghasilan. Mereka punya yang namanya penghasilan pasif.

Kamu bisa tiru hal ini, jadi tidak perlu melakukan banyak pekerjaan yang lainnya. Tapi ada uang yang mengalir ke rekening kamu.

Dengan kamu memulai usaha sesuai dengan ketertarikan atau passion kamu, maka kamu akan semakin senang dan enjoy dalam melakoninya.

2. Tentukan pangsa pasar dan cara pemasaran.

Saat ini, melek digital adalah kunci saat memahami pangsa pasar dan juga memasarkan produk. Namun, setiap platform memiliki keunggulan masing-masing.

Kamu harus menyusun strategi pemasaran yang mumpuni untuk memasarkan produkmu. Gunakan media sosial dan marketplace untuk memasarkan produkmu semenarik mungkin. Sehingga bisa menarik para pembeli melongok dan bahkan membeli produk usahamu.

Nah, strategi finansialnya juga penting meskipun usaha masih di tahap awal. Lakukan 3 hal ini:

3. Gunakan modal sendiri

Gunakan modal sendiri saat memulai usaha dari rumah, jangan diawali dengan berutang.

Orang bermental miskin biasanya akan terjebak dengan bunga dari pinjaman. Seharusnya bunga itu memberikan keuntungan untuk kamu!

Kalau bisa untuk memulai usaha hindari utang dulu deh. Karena dikhawatirkan kamu akan terjebak dengan rutinitas untuk mengembalikan pinjaman itu.

Menghindari utang itu untuk wanti-wanti mengantisipasi balik modal usaha kamu. Karena kita enggak bisa memprediksi kan apakah balik modal usaha kamu akan cepat atau tidak.

Jadi kamu juga harus waspada dan membentengi pendapatan usahamu dari beban utang. Daripada mencari utang, mending kamu menabung dulu deh untuk modal usaha kamu.

Biar hidupmu dan pendapatan usaha kamu juga lebih tenang enggak merasa dikejar tanggungan utang.

4. Buat pembukaan sederhana

Buat pembukaan sederhana untuk menghitung omzet, biaya dan hasil akhir.

Kamu harus catat betul nih secara rinci perihal pendapatan omzet, biaya dan hasil akhir dari pendapatan usaha kamu. Harus tahu betul untuk mengetahui arus kas pemasuk dan pengeluaran juga untuk memutar lagi buat modal usaha kamu.

5. Pisahkan rekening

Pisahkan rekening untuk keuangan rumah tangga dan usaha. Sebisa mungkin kamu harus pisahkan deh antara kebutuhan rumah tangga dan usaha kamu.

Selain biar kelihatan juga sebenarnya seberapa besar kamu mendapatkan pendapatan dari usaha kamu. Sehingga kamu bisa putar otak evaluasi untuk keberhasilan perjalanan usaha kamu.

Lalu bagaimana cara membangun strategi finansial yang kuat saat memulai usaha?[]