Lifestyle

Jangan Berlebih Konsumsi Whey Protein, Ini Efek Sampingnya


Jangan Berlebih Konsumsi Whey Protein, Ini Efek Sampingnya
Whey protein (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Apakah Anda mengenal whey protein? Whey merupakan produk sampingan atau limbah dari pembuatan keju. Lebih dikenal dengan mentega. Sebelumnya, whey protein dibuang begitu saja. Setelah ditemukan khasiatnya, whey kini jadi santapan lezat.

Kandungan whey protein sering kita jumpai seperti di dalam produk susu yang sering dikonsumsi. Para ahli menyebut protein whey sebagai 'protein lengkap' karena kaya akan semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, termasuk untuk memperbaiki otot, tulang, jaringan, organ, dan lain-lain. Namun, dilansir dari Stylecraze, jika dikonsumsi secara berlebih whey protein akan menimbulkan efek samping pada kesehatan. Berikut efek tersebut.

1. Lemak Berlebihan

Dalam banyak kasus, suplemen whey protein memiliki karbohidrat ekstra dalam bentuk gula. Ada beberapa yang memiliki lemak juga. Ini berarti bahwa berat badan dapat diperoleh dalam bentuk lemak, yang tidak sehat. Anda juga bisa menambah berat badan ketika Anda makan berlebihan saat mengonsumsi whey protein pada saat yang bersamaan.

2. Formasi Batu Ginjal

Ketika Anda mengkonsumsi whey protein, ada risiko pembentukan batu ginjal. Meskipun mungkin bukan penyebab langsung, para ahli percaya bahwa protein ini dapat memperburuk kondisi jika Anda sudah mengalaminya. Untuk mencegah hal ini, Anda harus mengambil jumlah serat makanan, dan air yang cukup.

3. Asam Urat

Meskipun tidak ada bukti bahwa protein whey adalah penyebab langsung asam urat, itu dapat memperburuk masalah jika Anda sudah memilikinya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mulai mengkonsumsi whey protein jika ada riwayat asam urat dalam keluarga Anda.

4. Masalah Hati

Mengkonsumsi protein whey secara berlebihan dapat memperparah masalah hati. Inilah mengapa penting untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi protein secukupnya setiap saat. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi whey protein, karena dapat mengganggu efek dari obat yang Anda konsumsi untuk kondisi hati Anda.

5. Risiko Penyakit Jantung

Para ahli percaya bahwa mengkonsumsi terlalu banyak whey protein dapat memiliki efek berbahaya pada orang yang menderita penyakit jantung. Ini dapat menyebabkan serangan jantung, irama jantung yang abnormal, dan serta hilangnya fungsi jantung.

6. Peningkatan Keasaman Darah

Efek samping lain dari konsumsi whey protein adalah peningkatan pH dalam darah. Ketika ada terlalu banyak protein dalam darah Anda, ginjal memiliki masalah dalam metabolisme. Ini menghasilkan peningkatan keasaman darah.

7. Perkembangan Osteoporosis

Gangguan ini telah dikaitkan dengan asupan whey protein yang berlebihan. Ini sangat berisiko dengan asupan protein jangka panjang. Mengkonsumsi whey protein dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan mineral dalam tulang yang pada akhirnya dapat menyebabkan penipisan kepadatan mineral tulang.

Andre Purwanto

https://akurat.co