Lifestyle

Jangan Asal Ngomong, Ini Komposisi Berbicara Kepada Anak

Berikut cara-cara bagaimana mengatur komposisi bercerita atau berbicara dengan anak, berdasarkan unggahan Instagram Samantha.


Jangan Asal Ngomong, Ini Komposisi Berbicara Kepada Anak
Ilustrasi orangtua berbicara kepada anak (BOLDSKY)

AKURAT.CO Dalam kehidupan berkeluarga, tak jarang suami istri terlibat perdebatan hingga memiliki konflik. 

Untuk meredakan kekesalan terhadap pasangan, Ayah atau Ibu terkadang membutuhkan saluran untuk mencurahkan hatinya. Kadang Ayah atau Bunda membutuhkan memvalidasi kesuksesan yang telah diraigh, salah satunya meminta validasi terhadap anak

Namun, siapakah orang yang tepat untuk menjadi tempat curhat Ayah dan Bunda? Apakah anak bisa menerima kedua hal tersebut? 

baca juga:

Menurut Psikolog Anak, Samantha Elenser melalui fitur reel di akun Instagramnnya mengatakan bahwa terkadang orangtua suka kebablasan ketika bercerita bahkan curhat dengan anak.

Samantha menambahkan, bahkan banyak anak yang salah menangkap makna pembicaraan atau curhatan orangtua.

"Sering kali kita mau cerita ke anak, tapi kebablasan akhirnya jadi mendapat penerimaan yang salah dari anak," tulis Samantha melalui keterangan unggahan reel-nya di Instagram, dikutip pada Jumat (28/01). 

Tak hanya soal curhat kebablasan, menurut Samantha, banyak orangtua yang menceritakan kesuksesannya kepada anak, dengan tujuan anak menjadi semangat atau berubah sikap menjadi anak yang lebih baik dibandingkan dengan orangtua. 

Padahal, kata Samantha, maksud menceritakan dan membandingkan kesuksesan orangtua anak, juga akan ditanggapi salah oleh anak  

"Perlu diingat adalah jangan sampai kita terlalu sering membanggakan kisah perjalanan hidup kita atau membandingkan apa yang kita lakukan dengan apa yang anak lakukan. Big No!," jelasnya