Lifestyle

Jangan Abaikan Sakit Kepala yang Terus-menerus, Bisa Jadi Tumor Otak

Jangan Abaikan Sakit Kepala yang Terus-menerus, Bisa Jadi Tumor Otak
Sakit kepala (Freepik)

AKURAT.CO Sakit kepala adalah masalah kesehatan umum yang dialami banyak orang. Kondisi ini dapat disebabkan beberapa alasan, seperti stres dan kelelahan. Penyebab lainnya adalah kurang tidur, kelaparan, dehidrasi, penglihatan yang buruk dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Bila dilihat dari faktor-faktor tersebut sakit kepala mungkin sama sekali tidak berbahaya.

Namun, tidak selamanya sakit kepala bisa dianggap sepele begitu saja. Sebab, sakit kepala juga bisa menjadi gejala sebuah penyakit serius, yaitu tumor otak, pendarahan otak atau infeksi otak yang parah. 

Melansir Times of India, sakit kepala yang paling umum terjadi saat ketegangan pada saraf relatif ringan. Sakit kepala ini sering terasa seperti ikatan yang kencang di sekitar kepala atau kepala terasa berat. Jenis sakit kepala ini sering muncul pada siang hari dan dapat dipicu oleh pekerjaan di kantor, pertengkaran dengan orang yang dicintai, atau kekhawatiran tentang suatu masalah atau stres. Untuk meredakannya, kamu hanya perlu bersantai, menenangkan pikiran, dan jika perlu minum parasetamol dan tidur. Sakit kepala ini biasanya normal terjadi. 

baca juga:

Selain itu, ada pula migrain dan sakit kepala vaskular lainnya yang biasanya lebih parah dan ditandai dengan nyeri dan denyut yang intens. Migran juga sering kali disertai mual dan muntah, serta pasien memiliki kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan kebisingan. Migran bisa terjadi pada satu sisi, namun mungkin pula mempengaruhi kedua sisi. Sama seperti  sakit kepala biasa, berbagai obat tersedia untuk mengatasinya. 

Migran umumnya terjadi pada usia dewasa dan intensitas serta frekuensinya berkurang ketika pasien berusia empat puluh atau lima puluh tahun.

Meskipun sebagian besar sakit kepala tidak memiliki konsekuensi serius dan tidak fatal, dalam beberapa kasus tertentu sakit kepala mungkin menandakan kondisi kesehatan yang serius. Infeksi otak seperti meningitis dapat muncul dengan sakit kepala parah, muntah, kejang, dan perubahan sensorium. Selain infeksi, aneurisma atau pembengkakan pembuluh darah pada otak juga bisa menyebabkan sakit kepala. 

Tak hanya bengkak, pembuluh darah itu juga bisa bocor atau pecah. Kondisi ini akan menyebabkan perdarahan di permukaan otak (perdarahan subarachnoid) atau di jaringan otak (hematoma intraserebral). Pada saat pecah, orang tersebut mengalami sakit kepala yang tiba-tiba dan sangat parah yang sering kali digambarkan sebagai sakit kepala terburuk yang pernah dialami. 

Terakhir, kamu pun harus berhati-hati dengan tumor otak. Tumor otak adalah massa atau pertumbuhan sel abnormal di otak. Bisa bersifat kanker (ganas) atau non-kanker (jinak). Tumor otak dapat berasal dari otak (tumor otak primer), atau kanker dapat dimulai di bagian tubuh lain dan menyebar ke otak (tumor otak sekunder atau metastatik).

Tengkorak adalah kompartemen tertutup dan ketika tumor tumbuh dan menempati ruang, itu menghasilkan peningkatan tekanan di bagian dalam tengkorak yang mengakibatkan sakit kepala. Dan ketika tumor tumbuh, tekanan meningkat. Intensitas dan frekuensinya pun meningkat. 

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu