Ekonomi

Jamkrindo Dukung Pemuktahiran Data UMKM




Jamkrindo Dukung Pemuktahiran
Data UMKM
Foto : Istimewa

Jakarta, Perum Jamkrindo menjalin kerjasama dengan 7 perguruan tinggi untuk pemutakhiran data UMKM. Kerjasama ini diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama  dan Perjanjian Kerjasama tentang Pendataan dan  Pemuktahiran Data UMKM pada Selasa (29/11). Pemutakhiran data ini akan mendukung pengelolaan database dalam rangka pemeringkatan dan pelaksanaan konsultasi manajemen kepada UMKM.

Tujuah kampus yang terlibat adalah Universitas yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Hasanudin, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Indonesia (UKM Center UI), dan Universitas Syiah Kuala (UKM Center). Kerjasamma ini merupakan bentuk sinergi antara industri penjaminan dengan perguruan tinggi. Dari pijak Perum Jamkrindo, penandatanganan dilakukan oleh Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar.

Diding mengatakan bahwa Jamkrindo telah membentuk Divisi Pemeringkatan UMKM dan Konsultasi Manajemen pada awal tahun 2016. Pembentukan ini merupakan tindak lanjut arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan upaya Perum Jamkrindo dalam fokus mengembangkan UMKM nasional. Pembentukan ini juga merupakan diamanatkan UU No.1/2016 tentang Penjaminan serta PP No. 41/2008.

â??Sampai saat ini, telah disusun metodologi pemeringkatan UMKM serta telah dilakukan kunjungan langsung kepada UMKM Terjamin Perum Jamkrindo. Kunjungan langsung kepada UMKM Terjamin ini merupakan bentuk updating data Terjamin, termasuk kegiatan pengendalian kredit Terjamin," kata Diding.

Diding mengatakan bahwa dalam sinergi tersebut, Perum Jamkrindo berperan menyusun panduan pendataan, pemutakhiran data UMKM, memberikan pelatihan teknis pendataan serta pemutakhiran data UMKM.  Sementara perguruan tinggi menyediakan tenaga pelaksana dalam kegiataan pendataan dan updating data serta bersinergi dalam pelaksanaan konsultasi manajemen.

"Dengan adanya kerja sama ini kita harapkan akan ada pemutakhiran (updating) data UMKM sehingga akan memiliki basis data UMKM dan mendukung pengelolaan basis data UMKM dalam rangka Pemeringkatan UMKM," tambah Diding.

Saat ini jumlah UMKM di Indonesia sekitar 56,7 Juta unit usaha, yang dibina oleh sekitar 23 kementerian dan lembaga. Data dan informasi yang tersedia saat ini sangat beragam, tersebar dan kurang terkoordinasi dengan baik.  Hal ini memerlukan upaya yang fokus untuk menghimpun database UMKM dengan lingkup nasional, dan dikelola dengan baik. []


Islahuddin

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu