Ekonomi

Jamin Pasokan Listrik KTT G20 Enggak Padam, Gimana Langkah PLN?

PLN juga menjamin persiapan tersebut akan rampung 100 persen sebelum perhelatan berlangsung


Jamin Pasokan Listrik KTT G20 Enggak Padam, Gimana Langkah PLN?
Ilustrasi Petugas PLN sedang Melakukan Perawatan. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, PT PLN (Persero) mengklaim mulai mempercepat berbagai persiapan untuk pasokan listrik untuk menjamin rangkaian acara G20 di Bali, termasuk konferensi tingkat tinggi yang nantinya akan dilaksanakan pada 15-16 November 2022 mendatang agar tidak ada pemadaman.

Executive Vice President Distribusi PT PLN (Persero) Regional Jawa, Madura, Bali Ida Bagus Ari Wardana menyampaikan persiapan yang telah dilakukan mencapai di atas 50 persen. Selain itu dalam pernyataan tertulisnya, PLN juga menjamin persiapan tersebut akan rampung 100 persen sebelum perhelatan berlangsung.

“ Semuanya on progress khususnya di sisi keandalan. Kami perkuat pembangkit, transmisi, distribusi, operasi sistem dan ritel yang saat ini sudah mencapai 72,28 persen,” kata Ari dalam keterangan resmi pada Jumat (26/6/2022).

baca juga:

Selain itu, Ari juga menjelaskan penguatan dari sisi distribusi mencakup penyempurnaan konstruksi pasokan listrik, dan merampungkan jaringan listrik di jalur-jalur di sekitar lokasi acara, yang sebagian besar berlangsung di ITDC Nusa Dua, Badung.

Tidak hanya itu, PLN juga menyediakan cadangan listrik dan meremajakan berbagai peralatan pendukung.

Pasokan listrik untuk G20, Ari menyebutkan, turut didukung oleh pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang saat ini masih dalam tahap pemindahan dari Grati, Jawa Timur. PLTG itu bakal memasok listrik listrik sebesar 2x100 megawatt (MW) ke dalam subsistem Bali.

“Sejak Februari 2022 lalu hingga saat ini relokasi PLTG sudah mencapai 51,70 persen. Target kami akan rampung 100 persen pada September 2022,” paparnya.

PLN juga memperkuat sistem transmisi dengan memeriksa kabel laut dan alat pelengkap lainnya. Pemeliharaan saluran kabel laut tegangan tinggi dan 30 program lainnya ditargetkan selesai pada Oktober 2022.

“Tim juga melakukan beberapa pekerjaan pendukung lainnya seperti mengecek instalasi listrik lokasi yang akan digunakan untuk kegiatan lain seperti hotel dan lokasi wisata,” ucap Ari.